SimpulRakyat.co.id, Luwu – Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, secara resmi membuka kegiatan Edukasi Keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Luwu. Kegiatan berlangsung di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Kabupaten Luwu, Kamis (16/04).
Acara ini digelar sebagai upaya memperluas akses keuangan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, serta meningkatkan peran industri jasa keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk membuka akses pembiayaan yang lebih produktif.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa literasi keuangan merupakan aspek krusial dalam pengembangan usaha.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik. Literasi keuangan tidak hanya soal mengenal produk bank, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan secara bijak, mengambil keputusan yang tepat, serta merencanakan keberlanjutan usaha,” ujar Wabup Dhevy.
Lebih jauh ia menjelaskan, pelaku UMKM perlu mampu mengelola arus kas secara optimal, mulai dari memisahkan keuangan pribadi dan usaha, memanfaatkan pinjaman secara tepat, hingga menghindari jeratan utang yang tidak sehat.
Wabup juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap maraknya investasi bodong, pinjaman online (pinjol) ilegal, hingga praktik judi online yang sangat merugikan.
“Dengan literasi yang baik, masyarakat diharapkan lebih bijak dan tidak mudah terjebak dalam praktik-praktik yang merugikan tersebut,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, berkomitmen penuh mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor UMKM, baik dari sisi peningkatan wawasan maupun aksesibilitas keuangan.
“Dengan pemahaman yang baik, UMKM kita akan semakin tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Dhevy juga menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah hadir memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan produk Tabungan Emas kepada pelaku UMKM sebagai bentuk dukungan nyata perluasan akses keuangan yang inklusif.
Turut hadir dalam acara tersebut, Kabag Perekonomian Setkab Luwu, perwakilan OJK Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat, serta ratusan pelaku UMKM se-Kabupaten Luwu.


Tinggalkan Balasan