SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memanfaatkan momen reses anggota DPRD untuk menggencarkan edukasi pajak kendaraan bermotor (PKB) kepada masyarakat.

Kepala UPT Samsat Pangkep, Andi Cudai Anwar, hadir dalam kegiatan reses anggota DPRD Pangkep dari Fraksi Gerindra, HM Lutfi Hanafi, yang berlangsung di Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Minasatene, Sabtu (21/6/2025).

Dalam kegiatan bertajuk temu konstituen ini, Samsat Pangkep menekankan pentingnya peran warga dalam membayar pajak kendaraan bermotor sebagai salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan daerah.

“Masyarakat harus taat pajak karena dengan pajak kita bisa membangun daerah. Tunaikan kewajiban, baru menuntut hak, sebab infrastruktur seperti jalan, air bersih, listrik itu semua dibangun melalui pajak,” ujar Andi Cudai.

Dia menambahkan, kesadaran kolektif untuk membayar pajak merupakan bagian penting dari partisipasi warga dalam pembangunan.

Sementara itu, Lutfi Hanafi menegaskan bahwa reses bukan sekadar seremonial, melainkan wadah menyerap langsung aspirasi masyarakat.

“Saya ini dipilih oleh masyarakat dan harus bekerja untuk masyarakat, oleh karena itu apa yang menjadi kebutuhan dan keluhanta’ semua sampaikan untuk nanti saya sampaikan pada pemerintah dan perjuangkan di DPRD,” kata Lutfi dalam sambutannya.

Reses kali ini pun diwarnai berbagai keluhan dari warga, mulai dari jalan rusak, pengelolaan sampah, hingga minimnya penerangan jalan.

Muhammad Dahlan, salah seorang warga, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur di wilayahnya.

“Saya mewakili masyarakat meminta untuk perbaikan jalan yang rusak, penanganan sampah, dan penerangan lampu jalan, karena kalau malam hari sangat gelap,” ucapnya.

Kritik juga datang dari seorang ibu rumah tangga yang menyoroti pelayanan kesehatan di puskesmas setempat.

“Tabe, saya minta pelayanan kesehatan untuk lebih diperhatikan lagi, dan saya mengajak Lutfi Hanafi untuk blusukan, tanya langsung masyarakat, sebab banyak masyarakat keluhkan pelayanan kesehatan tapi mereka tidak berani berbicara,” tuturnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Lutfi Hanafi menyatakan akan memperjuangkan usulan warga melalui mekanisme penganggaran DPRD.

“Insya Allah pada anggaran pokok pikiran tahun depan, saya akan masukkan usulan terkait perbaikan jalan dan penerangan lampu jalan,” tegasnya.

Selain menyampaikan aspirasi, Lutfi juga mengajak pemerintah kelurahan untuk aktif mencari solusi bersama atas persoalan-persoalan yang dihadapi warga. (Afdhal)