SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Warga Pulau Sanane, Desa Mattaro Adae, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, telah mengalami pemadaman listrik total selama lebih dari tiga bulan akibat kerusakan mesin listrik. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.
Kondisi yang memprihatinkan ini mendapat sorotan tajam dari Ikatan Pelajar Pemuda Mahasiswa (IPPM) Pangkep. Ketua Bidang Humas dan Advokasi PP IPPM Pangkep, Akbar, mengkritik lambannya respons pemerintah dalam menangani permasalahan tersebut.
“Informasi mengenai rusaknya mesin listrik selama tiga bulan ini sangat mengejutkan kami. Mengapa tidak ada perhatian dari pemerintah setempat untuk segera memperbaiki atau mencari solusi alternatif bagi penerangan di Pulau Sanane?” ujarnya ke media ini, Sabtu (15/3/2025).
Ia menambahkan, matinya listrik dalam jangka waktu yang begitu lama jelas menghambat aktivitas masyarakat setempat.
“Kasihan warga di sana. Kami berharap pemerintah Desa Mattaro Adae bisa lebih cepat dan tanggap dalam menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Desa Mattaro Adae, Taufik, memastikan bahwa pihaknya tengah berupaya mencari solusi terbaik untuk memulihkan listrik di Pulau Sanane.
“Kami mengupayakan agar bulan ini mesin listrik di Pulau Sanane dapat tersedia. Kami tidak tinggal diam, selalu mencari solusi, tetapi terkendala anggaran desa,” jelas Taufik saat dikonfirmasi Simpul Rakyat.
Taufik pun meminta masyarakat Pulau Sanane untuk bersabar.
“Insya Allah, jika semuanya berjalan lancar, bulan ini kami akan membeli mesin listrik baru untuk masyarakat Pulau Sanane,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan