SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pangkep kembali mendesak pihak kepolisian agar segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan ilegal fishing di Pulau Doang-Doangan Lompo, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep.

Ketua Umum HMI Cabang Pangkep, Muhammad Fadli, mengungkapkan kekhawatiran bahwa lambatnya proses hukum akan menghambat keadilan dan mengurangi kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

“Kami tidak ingin kasus ini hanya menjadi wacana tanpa kepastian. Jika pihak kepolisian sudah menemukan calon tersangka, maka seharusnya segera diumumkan agar ada transparansi dalam proses hukum,” ujar Fadli kepada media ini di Pangkajene, Kamis (13/3/2025).

HMI menilai bahwa kepolisian perlu bertindak lebih cepat dan tegas agar kasus ini tidak menguap begitu saja. Fadli menegaskan bahwa organisasinya akan terus mengawal kasus tersebut hingga ada kepastian hukum.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada perkembangan signifikan, HMI mengancam akan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk tekanan terhadap aparat penegak hukum,” tambahnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian menyatakan telah mengantongi calon tersangka dalam kasus ini. Namun, Polsek Kalmas mengungkapkan bahwa mereka masih mempertimbangkan berbagai aspek hukum sebelum menetapkan tersangka secara resmi.

“Kami sudah memiliki calon tersangka, tetapi kami harus memastikan semua aspek hukum terpenuhi sebelum diumumkan ke publik. Ini penting untuk menjaga kepastian hukum dan menghindari kesalahan prosedural,” ujar perwakilan kepolisian dari Polsek Kalmas saat audiensi dengan HMI.

Pernyataan ini justru semakin memicu reaksi dari HMI, mereka menilai keterlambatan dalam mengumumkan tersangka bisa membuka peluang intervensi dan mengurangi transparansi proses hukum.

Sejauh itu, Kapolres Pangkep juga belum memberikan tanggapan resmi terhadap desakan dari HMI tersebut. Namun, tekanan dari mahasiswa dan masyarakat terus meningkat, menuntut langkah nyata dalam penegakan hukum.

HMI menegaskan tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawasi jalannya kasus ini. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk tidak ragu mengambil tindakan tegas demi menegakkan keadilan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum.