SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu Jaya (GRIB Jaya) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menyoroti proyek rehabilitasi Stadion Andi Mappe yang menelan anggaran sebesar Rp2,3 miliar lebih. Mereka menduga pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai dengan yang seharusnya.
Hal itu disampaikan Aktivis Jenderal Lapangan GRIB Jaya DPC Pangkep, Ardan Aidin, saat ditemui di Markas Komando GRIB Jaya, Jl. Nangka Palampang, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sabtu (1/3/2025).
“Kami kemarin sempat mengambil dokumentasi di sana. Kami melihat kondisi stadion belum siap digunakan, rumput belum dibabat, dan beberapa prasarana di dalamnya hanya dicat ulang. Padahal, jika melihat besarnya anggaran yang digunakan, seharusnya hasil rehabilitasi lebih maksimal,” ujar Ardan.
Ardan menambahkan bahwa pihaknya menduga ada indikasi penyimpangan dalam proyek ini. Oleh karena itu, ia meminta aparat penegak hukum (APH) turun langsung untuk memeriksa pekerjaan tersebut.
“Kami menduga ada praktik permainan dalam proyek ini. Oleh sebab itu, APH harus turun langsung memeriksa dan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk rekanan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pangkep,” tegasnya.
Selain itu, GRIB Jaya berencana melakukan gerakan ekstra parlementer dalam waktu dekat. Pihaknya kini tengah mengumpulkan bukti dan dokumentasi terkait proyek-proyek lain yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar tetapi diduga tidak dikerjakan secara maksimal.
“Kami hadir di Pangkep untuk terus mengawal kebijakan eksekutif dan legislatif yang tidak pro-rakyat. Kami akan menjadi kontrol dan agen perubahan terhadap pembangunan yang berpotensi merugikan negara,” pungkas Ardan. (FW)


Tinggalkan Balasan