SimpulRakyat.co.id, Pangkep — Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Pangkep menggelar Sosialisasi Aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N-LAPOR!) untuk para siswa SMP di Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Bupati Pangkep, Selasa (3/12/2024).

Acara ini dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Ahmad Ansar Paduwai, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, seperti Pengelola Pengaduan Provinsi Sulsel, Sarmini Sallu, Plt Kadis Kominfo SP, Abbas Hasan, serta kepala bidang di Diskominfo SP. Para pelajar dan guru juga hadir sebagai peserta.

Dalam sambutannya, Ahmad Ansar Paduwai menekankan pentingnya peran pelajar sebagai generasi muda yang cerdas dan kritis dalam mendorong pembangunan bangsa.

“Salah satu bentuk aspirasi aktif adalah dengan menyampaikan pengaduan terkait pelayanan publik. Dengan SP4N-LAPOR!, aspirasi dan pengaduan dari masyarakat, termasuk pelajar, akan didengar dan ditindaklanjuti oleh pemerintah,” katanya.

Ia juga berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan mereka melalui pemanfaatan aplikasi ini.

Sementara itu, Sarmini Sallu memuji inisiatif Diskominfo SP Pangkep yang menyosialisasikan SP4N-LAPOR! kepada pelajar dan tenaga pendidik.

“SP4N-LAPOR! adalah kontrol kinerja pemerintahan dan menjadi tolok ukur efektivitas program Pemkab Pangkep,” ujarnya.

Kabid Humas dan IKP Diskominfo SP, Edi Suharyadi, menambahkan bahwa sosialisasi serupa telah dilakukan sebelumnya untuk kalangan mahasiswa.

“Kita ingin mengarahkan masyarakat untuk melaporkan aspirasi dan pengaduan melalui kanal resmi, bukan media sosial. Ini juga bagian dari antisipasi terkait UU ITE,” jelasnya.

Menurut Edi, hingga kini, pihaknya telah menangani 150 aduan dengan tingkat penyelesaian mencapai 100 persen. Kehadiran SP4N-LAPOR! diharapkan menjadi pilihan utama masyarakat untuk menyampaikan pengaduan.

Sosialisasi ini menjadi langkah penting bagi Pemkab Pangkep dalam memperkenalkan budaya pengaduan yang efektif dan transparan, sekaligus membekali generasi muda untuk lebih aktif dan bertanggung jawab dalam menyuarakan aspirasinya.