SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Salah satu warga yang akrab disapa Krisno di Desa Kapoposan Bali, Kecamatan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), mengaku diancam oleh oknum Kepala Dusun (Kadus), Sabtu (16/11/2024).
Saat dikonfirmasi, Krisno menjelaskan kalau dirinya berada di rumah kerabatnya yang tidak jauh dari rumah oknum Kadus tersebut, saat dirinya bincang-bincang dengan keluarganya, ia langsung didatangi kerabat Kadus dengan keadaan marah.
“Saya terancam akan dipukuli karena Ilyas selaku Kadus dikritik karena mau main pecat-pecat tukang gali kubur yang ikut demo kemarin, maka dari itu Ilyas selaku Kadus Desa Kapoposang Bali mengarahkan kelompoknya untuk memicu kerusuhan terhadap saya,” jelasnya.
Kata Krisno, ia tidak sampai dipukul karena dilindungi oleh tetangga yang berdatangan setelah mendengar keributan, selain diancam mau dipukul, HP miliknya juga mau dirusak.
“Saya tidak sampai dipukul karena banyak tetangga yang berlarian ke lokasi untuk menolong supaya anggota pak Kadus tidak bisa menyentuh saya, selain saya mau dipukul, HP saya juga mau dirusak,” jelas Krisno.
“Saya terancam karena saya mau melaporkan dan berlindung ke pihak Kepolisian, untuk sementara tidak ada polisi di desa, saya harap saya dapat dilindungi dari penegak hukum demi keselamatan saya,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Simpul Rakyat masih berupaya mengonfirmasi Kepala Desa Kapoposang Bali. (FW)


Tinggalkan Balasan