SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep, mengadakan sosialisasi pengawasan pemilu di Cafe Logos, Kamis (24/10).
Sosialisasi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti camat, lurah, kepala desa, kepala sekolah, serta perwakilan dari Koramil dan Polsek setempat.
Ketua Bawaslu Pangkep, Syamsir, yang turut memberikan materi dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya mencegah pelanggaran pemilu secara bersama-sama. Ia juga mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) mematuhi aturan netralitas.
“Kita sangat menyayangkan jika ada ASN yang melanggar aturan. Pada Pilkada 2020 lalu, ada tiga orang yang divonis penjara hanya karena mengunggah foto paslon di Facebook. Ini bukan sesuatu yang kami banggakan karena sebenarnya hal itu menunjukkan kegagalan dalam pencegahan. Yang terpenting bagi kami adalah terus saling mengingatkan,” ujar Syamsir.
Ia juga menekankan peran strategis kepala desa dan lurah dalam menciptakan pemilu yang damai dan bebas pelanggaran.
“Kepala desa, lurah, ASN, maupun non-ASN harus terus diingatkan tentang pentingnya menjaga netralitas dalam pemilu. Informasi terkait aturan hukum harus disampaikan secara konsisten agar tercipta pesta demokrasi yang tertib dan tanpa masalah,” tambahnya.
Sosialisasi ini merupakan bentuk kolaborasi antara Panwascam Liukang Tupabbiring Selatan dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah tersebut. Diharapkan melalui kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya pengawasan dan kepatuhan terhadap aturan pemilu semakin meningkat di tengah masyarakat.


Tinggalkan Balasan