SimpulRakyat.co.id, Luwu – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Kabupaten Luwu setelah bencana melanda pada Jum’at 3 Mei lalu.

Tingginya curah hujan mengakibatkan sejumlah sungai meluap mengakibatkan banjir dan tanah longsor. 11 orang tewas, dan 134 rumah rata dengan tanah akibat peristiwa ini.

Pemerintah maupun para relawan bahu-membahu turun ke lokasi, memenuhi kebutuhan korban bencana. Seperti tim PSC 119 kabupaten Luwu, tidak pernah absen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain memberikan layanan kesehatan, PSC juga membagikan makanan, yang menjadi kebutuhan utama korban pasca-bencana.

Ketua harian PSC 119 Kabupaten Luwu, dr. Daud mengungkapkan jika timnya telah turun sejak hari pertama terjadinya Banjir dan Longsor.

Sejak hari pertama, Tim PSC 119 Kabupaten Luwu, telah membagikan 4000 kotak makanan siap saji kepada korban bencana. Hari ini rencananya akan kembali membagikan, sebanyak 1200 kotak.

“Tim PSC masih tetap Turun, Sore Nanti mobil pelayanan kesehatan untuk yang butuh Karena sudah mulai banyak yang gatal-gatal & kutu air,” ungkap dr. Daud yang juga merupakan direktur RSUD Batara Guru.

Sejumlah titik-titik yang menjadi sasaran PSC 119 diantaranya Desa Buntu Barana, Kelurahan Lindajang, Desa Salubua, dan Desa Kaili. Sementara untuk Kecamatan Suli di Desa Padang Lambe, Dusun Tirowali Desa Cakkeawo, Desa Murante, Desa Botta, Desa Buntu Kunyi, Desa Padang lambe,
Cimpu Utara, Cimpu Selatan, Suli Pantai, Desa Malela.

Sebanyak 30 tenaga kesehatan (Nakes) bergerak dalam misi kemanusiaan ini. Rencananya, akan terus bergerak dalam kondisi tanggap darurat hingga 10 hari kedepan.