SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Peristiwa berdarah di Kampung Minggi, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Minggu (4/2/2024) kemarin. akhirnya terungkap.

Diketahui, korban merupakan seorang Kepala Sekolah SDN 34 Minggi, Muh Anwar (54), diduga tewas di tangan seorang petani, sebut saja M Ramli (62), warga Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, merupakan masih kerabat korban.

“Kejadiannya ini dipicu  permasalahan ketersinggungan,” ungkap KBO Reskrim Polres Pangkep, Iptu Sabriady Bahri, saat dihubungi awak media via telepon, Minggu (4/2/2024) malam.

Ia menjelaskan, kronoligi berawal saat sebelum kejadian korban sedang mengendarai sepeda  motornya ingin pulang ke rumahnya, sekitar Pukul 14.00 Wita.

Pada saat di jalan, korban menabrak tersangka dengan melontarkan kalimat  kepada tersangka dengan mengantakan,”Di Pinggir-Pinggirko Jalan Telaso”.

Dari perkataan itu, tersangka tidak menerima kata-kata korban, sehingga tersangka memarangi korban di bagian kepala sebanyak dua kali.

Saat korban ingin merebut parang yang  digunakan tersangka, korban kembali diparangi oleh tersangka sebanyak satu kali.

“Karena tersinggung dan tidak terima perkataan korban, tersangka naik pitam dan  memarangi korban di bagian lehernya,” kata Iptu Sabriady Bahri.

Setelah kejadian, korban akhirnya terkapar di jalan lalu tersangka meninggalkan korban di TKP tersebut.

Pada kasus ini, Tim Unit Resmob Polres Pangkep berhasil  meringkus  tersangka di rumah keluarganya di Kecamatan Tondong Talassa, beserta barang bukti yang digunakan diamankan di Polres Pangkep untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Setelah diinterogerasi, tersangka mengakui perbuatannya karena tidak menerima perkataan korban terhadap dirinya dan langsung dibawa ke Mapolres Pangkep untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Redaksi telah meralat isi artikel di atas. Mohon maaf dan maklum atas ketidaktepatan sebelumnya.