SimpulRakyat.co.id, Luwu – Bupati Luwu, H Basmin Mattayang mendapatkan ‘Surat Cinta’ dari masyarakat Desa Bukit Sutra, Kecamatan Larompong.
Hal itu diungkapkan seorang tokoh pemuda dari dusun Topandang, Arman, usai Bupati Luwu H Basmin Mattayang meresmikan jembatan besar penghubung dusun Belo -Topandang, Desa Bukit Sutra.
“Alhamdulillah, pada hari ini kebahagiaan terlihat dan terpancar begitu jelas pada wajah seluruh masyarakat Desa Bukit Sutra, bagaimana tidak ? pembangunan jembatan Desa Bukit Sutra sebagai akses penghubung 5 dusun yang sudah sekian tahun diwacanakan oleh Pemerintah bahkan sudah beberapa kali dibahas dalam musrembang Desa dan juga sudah beberapa kali ditinjau oleh pihak pemerintah Kabupaten Luwu untuk kemudian dikerjakan namun selalu tertunda,”

“Tetapi, penantian panjang akan adanya pembangunan jembatan tersebut seakan membayar semua keluh kesah masyarakat Bukit Sutra pada hari ini setelah diresmikan langsung oleh Bapak Bupati Luwu Dr. Drs. H. Basmin Mattayang Andi Sennu, M.Pd,”
“Kami selaku masyarakat Bukit Sutra mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak pemerintah kabupaten Luwu karena telah memperhatikan pembangunan jembatan di Desa Bukit Sutra,” tulis Arman kepada Bupati, Kamis, (14/12).
Untuk diketahui, Bupati Luwu meresmikan Jembatan Penghubung dusun Belo – Topandang siang tadi.
Bupati Luwu yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Rusli Sunali melakukan pengguntingan pita sebagai tanda jembatan tersebut secara resmi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kepala Desa Bukit Sutra, Nasruddin mewakili masyarakatnya menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Bupati Luwu yang memberikan perhatian infrastruktur hingga ke pelosok desa.
“Saya selaku Pemerintah Bukit Sutra mewakili masyarakat mengucapkan terima kasih banyak kepada dinas yang terkait terkhusus kepada Bupati kita yang telah memberikan banyak bantuan kepada kami Desa Bukit Sutra,” ungkapnya mewakili masyarakat Desa Bukit Sutra.
Bupati Luwu dalam sambutannya menceritakan jembatan tersebut hanyut pada tahun 2007 dan telah beberapa kali dilakukan perbaikan.
“Setelah gagal tender karena beberapa kendala, akhirnya jembatan ini dapat kerjakan hingga selesai dan sekarang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ungkap Basmin.
Basmin menjelaskan bahwa pertimbangan akses berjarak kurang lebih 17 Km dan kondisi jalan yang kurang memadai sehingga sehingga perlu perhitungan matang agar jembatan tersebut dapat terbangun dengan baik.
“Kita patut berterima kasih kepada kontraktor yang mengerjakan ini dan saya pikir ini pekerjaan yang sangat bagus,” jelas Basmin.
Kadis PUTR Kabupaten Luwu, Iksan Asaad mengungkapkan jika pembangunan jembatan tersebut telah menjadi 1 diantara 10 program prioritas bupati di tahun 2023.
“Jembatan ini menjadi satu dari 10 program prioritas bupati tahun 2023, sehingga harus kami selesaikan,” ungkap Ikhsan.
“Tentu lagi-lagi Bupati menunjukkan komitmennya bahwa yang namanya infrastruktur itu harus tetap dibangun, jadi tahun depan untuk Desa Bukit Sutra ada tambahan anggaran pengaspalan sepanjang 500 meter,” imbuhnya.
Terpisah, Irfan Kabid Tata Ruang PUTR Kabupaten Luwu menerangkan jika jembatan tersebut menelan anggaran penyelesaian sebesar 2,935 Milyar. Jembatan tersebut sepanjang 40 meter, dengan lebar 4 meter.


Tinggalkan Balasan