SimpulRakyat.co.id, Manggarai – Dua anak asal Kampung Gumbang, Desa Persiapan Bangka Gumbang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikabarkan tewas usai tenggelam di sungai Tiwu Kolong pada Senin (29/5/2023) sekitar pukul 13.30 Wita.
Informasi mengenai kejadian itu diungkapkan staf Desa Riung, Fredi Mamat. Kedua korban malang ini diketahui bernama RJ (12) dan YPG (11), anak laki-laki yang masih duduk di tingkat Sekolah Dasar (SD).
“Keduanya laki-laki, RJ saat ini duduk di bangku kelas 5 SD dan YPG (11) duduk di bangku kelas 3 SD,” kata Fredi.
Kejadian ini, terang Fredi, bermula saat kedua anak tersebut pulang dari sekolah sekira pukul 13.00 Wita. Bersama dengan beberapa temannya, mereka menggunakan sebuah mobil Pick Up jenis carry jumbo untuk mengangkut air di sebuah selokan yang terletak dekat sungai Wae Renca, tepatnya di Jembatan Kolong.
Namun, nasib tragis menimpa kedua anak ini. Saat mobil carry sedang mengambil air sekitar 80 meter dari tempat kejadian, RJ dan YPG bersama beberapa teman yang lain memutuskan untuk berenang di sungai Jembatan Kolong.
Sayangnya, dalam peristiwa yang tak terduga ini, kedua anak tersebut tenggelam dan akhirnya meninggal dunia.
Korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Meski sempat dilarikan ke Pustu Gumbang pada pukul 15.00 Wita, namun upaya itu tidak berhasil menyelamatkan nyawa kedua anak tersebut.
Jenazah dari kedua anak tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarga masing-masing pada pukul 19.32 Wita dan diserahkan langsung oleh pihak pemerintah Desa Riung Pj Desa Riung, Gregorius Kurniawan, didampingi Babinsa 1612/Cibal Frids Kadiwano dan Bhaninkamtibmas Bhabinkamtibmas Cibal Alberto Rahmat.
Kontributor: Inno Mamat


Tinggalkan Balasan