SimpulRakyat.co.id, Makassar – Kepala Bidang (Kabid) Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Wahyudin Ali Achmad mengaku pihaknya memiliki rencana program jangka panjang untuk menekan laju inflasi di Makassar.
“Kami sudah memiliki berbagai inovasi dan langkah-langkah strategis terkait pengendalian inflasi,” terang Wahyudin Ali Achmad kepada awak media di Makassar, Kamis (25/5/2023).
Lanjut dikatakan, untuk jangka pendeknya, saat ini Disdag Makassar telah rutin melaksanakan pemantauan harga di 10 pasar tradisional dan 5 pasar modern di Makassar.
“Dalam operasi pasar murah itu memang harus sedini mungkin mempetakkan apa-apa saja jenis komoditi yang mengalami kenaikan harga itu kita intervensi kemudian dipertahankan. Dan mungkin nanti kita akan terapkan sistem yang bisa membackup itu semua,” paparnya.
“Dan itu akan difokuskan ke beberapa jenis komoditi yang sering mengalami kenaikan harga, seperti beras, cabe, telur dan bawang termasuk minyak goreng,” sambungnya.
Tak hanya itu, Wahyudin menuturkan bahwa Disdag juga menjalin komunikasi efektif dengan melakukan intervensi ke para pedagang terkait hal-hal yang menyebabkan terjadinya kenaikan harga komoditi.
“Jadi teman-teman di lapangan dalam agenda pemantauan bukan hanya mendata harga saja, tetapi juga melakukan sosialisasi,” kuncinya. (**)


Tinggalkan Balasan