SimpulRakyat.co.id, Luwu – Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali berikan penjelasan terkait kejadian pada saat rapat pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2023 di ruang paripurna Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu 30 November kemarin.
Sebelumnya sejumlah anggota dewan beradu argumen. Namun karena rusaknya mikrofon, memantik suasana memanas.
“Jadi yang memicu kejadia tadi karena mikrofonnya sedikit bermasalah. Sehingga di luar kontrol, emosionalnya yang dia kedepankan,” ujar Ketua DPRD Kabupaten Luwu Rusli Sunali Kamis, (1/12/2022)
Kata Rusli Sunali, jika kericuhan akhirnya berhasil diredam oleh sejumlah anggota dewan lainnya. Namun demikian, Rusli mengatakan, sidang terpaksa dihentikan untuk menenangkan emosi anggota dewan. .
Dirinya pun mengimbau para anggota dewan untuk mau menahan emosi dan menjaga ketertiban saat sidang.
“Saya berharap kepada bapak-bapak anggota DPRD supaya dalam rapat kelengkapan atau paripurna supaya tidak mengedepankan emosionalnya,” tutur Rusli.
Menurut Rusli, perdebatan saat sidang dewan adalah wajar karena memperjuangkan aspirasi rakyat. Terkadang beberapa anggota dewan lepas kontrol emosinya dan memicu ketegangan.
“Tadi itu mereka menggebu-gebu untuk menyampaikan aspirasinya, karena desakan dari konstituennya masing-masing anggota DPRD sehingga dengan demikian tidak bisa mengontrol emosinya,” kuncinya.


Tinggalkan Balasan