SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kerjakan pelebaran jalan penghubung di sepenjang ruas desa Rante Balla, Lekopini dan Latimojong.

Kondisi jalan yang awalnya hanya sekitar 2 hingga tiga meter, kini diperluas hingga 6 meter. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan aksebilitas warga yang tinggal di kecamatan Latimojong, Bastem, maupun Bastem Utara. Pasalnya jalan tersebut merupakan akses utama menuju ibu kota kabupa Luwu, Belopa.

Suasana pengerjaan pelebaran jalan penghubung di sepenjang ruas desa Rante Balla, Lekopini dan Latimojong. (Foto; Fatwa)

Indo Sampe, warga kecamatan Latimojong, saat ditemui di lokasi pengerjaan jalan, menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya pelebaran jalan tersebut. Ia mengatakan jika selama ini jalan begitu sempit.

“Sekarang sudah mulai banyak kendaraan, baru jalan sempit, kadang kalau ketemu mobil susah. Apalgi kita yang naik motor, sering ki antri di belakangnya mobil, susah ki ma lambung (menyalip,” katanya.

Wanita paruh baya itu kemudian menyampaikan terima kasih kepada Bupati Luwu, Basmin Mattayang yang terus memperhatiakan masyarakat yang ada di Latimojong dan Bastem.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Luwu, Husdin mengatakan pekerjaan sepanjang 16.000 meter Rencananya akan dikerjakan hingga Juni tahun 2023. Proyek tersebut menelan anggaran sebesar 25 milyar rupiah. Dana tersebut diambil dari dana Hibah yang diserahkan oleh PT. Masmindo ke pemerintah Kabupaten Luwu.

Husdin kemudian meminta maaf kepada pengguna jalan, jika dalam pengerjaan kegiatan tersebut menghambat lalu-lintas kendaraan.

“Sementara kita lakukan pengerjaan, tentu itu sedikit mengganggu kendaraan-kendaraan yang melintas. Kami minta maaf, jika pejalanan sempat terhambat, tapi ini demi kenyamanan kita bersama nantinya,” kata Husdin, Senin (26/12) siang.