SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Aliansi Mahasiswa Kabupaten Pangkep kembali melakukan unjuk rasa mempertanyakan penyaluran beasiswa Pemerintah Daerah (Pemda) yang dinilai tidak adil. Aksi tersebut berlangsung di Depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dan berlanjut ke ruang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Senin (19/12/2022) kemarin.

Pada aksi ini, Jenderal Lapangan Fadli dan sejumlah demonstran mendesak Pemkab Pangkep untuk profesional dalam memvalidasi data penerima beasiswa tersebut, demonstran juga membentang spanduk yang bertuliskan “Apa Kabar Beasiswa Pemda Pangkep”.

Aliansi Mahasiswa Kabupaten Pangkep melakukan aksi unjuk rasa mempertanyakan penyaluran beasiswa Pemerintah Daerah (Pemda). (Foto: Arif/SimpulRakyat.co.id).

“Kami sesalkan tindakan dari panitia yang kurang merespon pada saat kami mahasiswa menanyakan data (penerima beasiswa) tersebut. Selain itu, ada dari Kabag Kesra yang sempat menantang kami berkelahi pada saat ia dikalah adu argumen, dan niat melepas seragan mau adu jotos dengan kami,” jelas Fadli.

Berikut tuntutan Aliansi Mahasiswa Kabupaten Pangkep:

  1. Meminta panitia untuk profesional dalam melakukan validasi data,
  2. Mendesak Perbup agar digunakan sebagai rujukan pengelola beasiswa Pemda,
  3. Menyesalkan adanya perubahan aturan terkait beasiswa Pemda bahwa mahasiswa harus terdaftar di DTKS, padahal pada sosialisasi awal tidak pernah dijelaskan terkait persoalan DTKS .