SimpulRakyat.co.id, Barru – Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru menggandeng pendamping Prgoram Keluarga Harapan (PKH) menggelar rembuk stunting aksi empat strategi konvergensi percepatan penurunan stunting.

Rembuk ini berlangsung di Kampung Tanete Rilau, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Senin (8/8/2022) lalu.

Sekadar diketahui, inovasi tersebut bertajuk “Mpok Darti” akronim dari Kelompok Sadar Stunting yang diprakarsai oleh Dinas Sosial Barru yang melibatkan pendamping PKH, Ketua Kelompok KPM serta anggota kelompok penerima manfaat PKH.

Pendamping PKH Kecamtan Tanete Rilau, Fajar mengatakan, “Mpok Darti” ini memberikan edukasi dan informasi terkait pencegahan dan penanganan stunting kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH pada khususnya masyarakat.

“Ini merupakan komitmen dalam rangka upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting dinas sosial yang menghadirkan sebuah inovasi, yaitu ‘Mpok Darti’ atau Kelompok Sadar Stunting,” kata Fajar ke media ini, Jumat (12/8/2022).

Lanjut dikatakan, “Mpok Darti” merupakan kelompok kerja yang beranggotakan pendamping dan KPM PKH yang sekaligus berfungsi sebagai pionir yang bertujuan 100 persen.

Berikut tujuan rembuk stunting aksi empat strategi konvergensi percepatan penurunan stunting:

1. Keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH) melek stunting.

2. Pemampaatan bantuan program keluarga harapan untuk ibu hamil dan balita tepat guna.

3. Penderita Stunting dalam KPM PKH terdampingi secara intensif.

“Ini juga dilakukan untuk menggalang kesadaran masyarakat, agar sadar stunting serta menerapkan pola hidup sehat serta asupan gizi yang cukup yang aktivitasnya paralel dengan implementasi program kesejahteraan sosial,” pungkas Fajar.