SimpulRakyat.co.id, Barru – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar Pelatihan Penulisan Artikel Hasil Penelitian bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Barru. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 25-26 Oktober 2025, ini dipusatkan di SD Negeri 32 Barru dan diikuti sekitar 20 guru dari berbagai sekolah.
Ketua tim PKM, Dr Muhammad Amran, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan guru dalam menulis dan mempublikasikan hasil penelitian, terutama penelitian tindakan kelas (PTK) yang kini menjadi salah satu tuntutan pengembangan profesi guru.
“Guru perlu memahami bahwa PTK tidak hanya untuk memperbaiki praktik pembelajaran, tetapi juga harus dipublikasikan agar memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya saat membuka kegiatan.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar PTK, teknik analisis data, hingga cara menyusun artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal nasional. Selain itu, peserta juga dibimbing secara langsung dalam menyusun draft artikel berdasarkan penelitian yang pernah mereka lakukan di sekolah masing-masing.

Sementara anggota tim PKM, Dr Ir Ramlan Mahmud, menuturkan bahwa pendampingan seperti ini menjadi kebutuhan banyak guru. Menurutnya, banyak guru sebenarnya telah memiliki data penelitian yang baik, namun belum mampu mengemasnya dalam bentuk artikel ilmiah yang terstruktur.
“Banyak guru punya data penelitian yang bagus, tetapi kesulitan menuliskannya. Di sinilah kami hadir untuk membantu,” katanya.
Dampak pelatihan terlihat jelas di antara peserta. Perwakilan mitra kegiatan, Mustamin, mengaku lebih memahami pentingnya PTK dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus lebih percaya diri untuk mulai menulis dan mempublikasikan karya ilmiah.
“Pelatihan ini membuka wawasan baru bagi kami. Selama ini banyak guru yang sudah melakukan PTK, tetapi masih kesulitan menuangkannya dalam bentuk artikel ilmiah. Dengan adanya pendampingan dari tim PKM UNM, guru-guru menjadi lebih percaya diri,” ujar Mustamin.
Dia berharap pelatihan serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak guru di Barru mampu menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas.
“Kami merasa sangat terbantu, dan ke depan kami berharap ada pendampingan lanjutan,” tambahnya.
Harapan yang sama juga disampaikan ketua panitia pelaksana. Ia menilai kegiatan ini penting untuk mendorong budaya literasi penelitian di kalangan pendidik.
“Kami ingin guru-guru di Barru semakin percaya diri menulis dan mempublikasikan hasil penelitian mereka. Ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah,” tandasnya.
Melalui kegiatan PKM ini, UNM kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas pendidik di daerah.
Pelatihan ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam mendorong guru lebih aktif terlibat dalam riset, inovasi, dan publikasi ilmiah. Tim PKM berharap inisiatif ini menjadi langkah awal terbentuknya budaya penelitian yang kuat di sekolah-sekolah dasar Kabupaten Barru. (**)


Tinggalkan Balasan