SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Saat pencarian korban KM Ladang Pertiwi dinyatakan berakhir, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mengimbau seluruh masyarakat gelar salat gaib untuk para korban yang tenggelam di perairan Kecamatan Liukang Kalukalukuang Masalima (Kalmas).

Ketua APDESI Pangkep, Rizal Idris menyampaikan, pihaknya akan melaksanakan salat gaib untuk korban KM Ladang Pertiwi yang belum ditemukan

“Insya Allah APDESI Pangkep akan gelar salat gaib untuk korban KM Ladang Pertiwi 02 yang belum ditemukan,” kata Rizal Idris ke media ini, Selasa (7/6/2022).

Ia juga menyampaikan, dirinya sudah menyurati semua kepala desa untuk diteruskan ke masyarakat terkait pelaksanaan salat gaib.

“Kita sudah bersurat ke 65 kepala desa yang ada di kabupaten Pangkep, untuk diumumkan pelaksanaan salat gaibnya di masjid desa masing-masing,” terang Kepala Desa Mattiro Matae ini.

Rizal mengaku jika pihaknya sengaja melaksanakan salat gaib untuk mendoakan jenazah korban KM Ladang Pertiwi 02 yang belum ditemukan.

“Apalagi ini sifatnya fardhu kifayah, berarti wajib dilakukan jika belum dilakukan oleh umat Muslim yang lain. Kita doakan para korban yang sampai hari ini masih dinyatakan hilang,” tegasnya.

“Salat gaib akan digelar usai salat Jumat, (10/06) mendatang, dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian APDESI dan pemerintah desa di Pangkep atas insiden KM Ladang pertiwi 02,” pungkasnya.

Diketahui, Proses pencarian korban sendiri telah ditutup oleh Basarnas terhadap korban KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam.

Berdasarkan data yang diterima media ini, KM Ladang Pertiwi mengangkut sedikitnya 50 penumpang, sementara 31 orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, 4 ditemukan meninggal dunia dan 15 lainnya dinyatakan hilang.

Reporter: Faried
Editor: Sukma Paramita