SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni, pemuda Kabupaten Pangkep membuka kegiatan pameran pusaka, dialog publik dan ‘Mattompang’ atau penyucian pusaka, di Baruga Bela Negara Kodim 1421/Pangkep, Jalan Monumen Bambu Runcing, Kelurahan Paddoang-doangan, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Jumat malam (3/6/2022).

Pelaksanaan Dialog Publik yang bertema ‘Pancasila Sebagai Nilai Dasar yang Digali Dari Nilai-nilai Kebudayaan Nusantara’ sebagai peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di Kabupaten Pangkep, dihadiri Komandan Distrik Militer 1421/Pangkep Letkol Inf Hengky Vantriardo (Narasumber), Ketua Lembaga Badik Celebes Ir. Djajang Abbas (Narasumber), Fauder Pajokka Balocci Andi Malikus Shaking M (Moderator), Dokter Bedah RSBS Pangkep Dr. Anas Ahmad, Staf Dispora dan Pariwisata Farida, Ketua DPC Lembaga Badik Celebes Kab. Maros Ahmad Hatta, Ketua DPC Lembaga Badik Celebes Kab. Pangkep Muarif, Para Danramil Kodim 1421/Pkp, Ketum HMI DIPO Ahmad Amirudin, Wakil Ketum STAI DDI Abd Rahim, Ketum GMNI Yulianto Ardiwinata, Ketum PMII Dandy, Ketum HMI MPO Ridwan, Ketua BEM STKIP Ibrahim, Ketum FKMT Yogi Ardiansyah, PBH Makassar S.Yusmiyati mengangkat tema Pancasila Sebagai nilai dasar yang digali dari Nilai-Nilai Kebudayaan Nusantara.

Dandim 1421/Pangkep, Letkol Inf Hengky Vantriardo mengatakan Pancasila merupakan dasar NKRI yang dipahami secara luas, dirinya juga menyampaikan bahwa Pancasila merupakan hasil kesepakatan para pendiri bangsa yang kemudian disebut sebagai ‘Janji Luhur Bangsa Indonesia’.

“Pancasila sebagai dasar negara dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah diterima secara luas dan telah bersifat final. Pancasila merupakan hasil kesepakatan bersama para pendiri bangsa yang kemudian disebut sebagai sebuah perjanjian luhur bangsa Indonesia, hari lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni dimaknai sebagai suatu bentuk momentum yang penting bagi seluruh warga negara Indonesia terutama bagi generasi muda Indonesia yang memegang estafet kepemimpinan untuk memimpin Indonesia di masa yang akan datang,” kata Dandim.

Lanjut dikatakan, Pancasila dasar Negara mari kenali dan pahami agar tercipta kesadaran bela negara. Sebagaimana termuat dalam konsepsi bela negara di poin ketiga yang berbunyi setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara. Sebagai generasi muda harusnya paham benar tentang Pancasila. Namun bagaimana kita bisa memahami tentang Pancasila bila kita tidak tahu butir-butir Pancasila dan tidak mau berusaha mengetahui tentang Pancasila sebagai nilai dasar yang digali dari Nilai-nilai Kebudayaan Nusantara.

“Tanggal 1 Juni 2022 upacara peringatan hari lahir Pancasila dipimpin langsung oleh Bapak Presiden RI dilaksanakan secara terpusat di kota Ende Nusa Tenggara Timur diikuti secara virtual oleh seluruh komponen bangsa Indonesia, baik yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri,”imbuh.

“Bapak Presiden Republik Indonesia mengulas bahwa di kota yang sangat bersejarah tersebut Bung Karno Sang Proklamator kemerdekaan merenungkan dan merumuskan Pancasila. Beliau mengajak seluruh anak-anak bangsa dimanapun berada untuk bersama-sama membumikan Pancasila dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” tambah Letkol Inf Hengky Vantriardo.

Berkaitan dengan tema Pancasila Tahun 2022 ini, yaitu bangkit Bersama membangun peradaban dunia, di mana Tahun 2022 Indonesia adalah sebagai pemegang mandat presidensi G20. Kaitannya dengan Pancasila ialah kita bangsa Indonesia mengajak seluruh negara maju di dunia bergotong-royong menciptakan umat manusia yang lebih baik membangun sistem Kesehatan global yang mampu menghadapi krisis di masa depan dengan tata kelola dunia yang lebih sehat,  damai, berperikemanusiaan dan berprikeadilan.

Akhir diskusi, Dandim 1421/Pangkep mengajak Mari kita semua terutama generasi muda menjadi teladan, contoh dalam aktualisasi nilai-nilai Pancasila,  mengajak seluruh masyarakat untuk memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia yang maju mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.

Reporter: Faried
Editor: Sukma Paramita