SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Yusran Lalogau (MYL) memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan 27 Kepala Desa (Kades) periode 2021-2027, berlangsung di ruang pola kantor daerah Pangkep, Rabu (22/12/2021).

Acara ini dirangkaikan dengan pengambilan sumpah dan pengukuhan Ketua TP PKK dari 27 desa tersebut.

Hanya saja kegiatan ini mendapat sorotan dari awak media, lantaran Panitia Pelantikan Kades, Edy  menghalangi tugas peliputan wartawan dengan alasan mencegah kerumunan.

Kepada awak media, Edi menyampaikan wartawan tidak diizinkan masuk ke tempat pelantikan, termasuk tim sukses, dirinya menyarankan untuk menunggu rilis dan dokumentasi dari Diskominfo Pangkep.

“Bahasa dari Kominfo bahwa wartawan itu tidak bisa masuk, semua dilarang masuk bahkan semua tim sukses juga dilarang masuk, makanya kemarin diambil keputusan bahwa nanti rilis dan foto-foto semua itu Kominfo yang siapkan, seperti itu,” terang dia kepada SimpulRakyat.co.id saat wawancara di pelataran kantor daerah.

Lanjut Edi memperjelas bahwa pembatasan ini adalah upaya mengatasi kerumunan, kendati demikian ia mengaku paham akan keterbukaan informasi publik.

“Intinya sebenarnya tidak mau ada kerumunan, kemarin kita bilang ini sebenarnya informasi ini penting untuk teman-teman wartawan, jadi kalau memang teman-teman wartawan mau nanti setelah selesai baru bisa berinteraksi, kita di dalam itu hanya pelaksanaan hikmat pelaksanaannya-ji’,  nanti setelah teman-teman selesai di dalam silakan berinteraksi dengan mereka,” katanya.

“Kita tahu bahwa keterbukaan informasi, tapi kita kena undang-undang karena Covid-19, makanya bahkan di dalam itu terus terang, HP itu tidak bisa aktif, tidak ada gambar bisa terbit sebelum selesai acara pelantikan, makanya kita life di Facebook sama YouTube-nya Pangkep TV,” tambah Edi.

“Terus terang saya minta maaf juga, kita sudah sampaikan di rapat bahwa itu teman-teman wartawan tidak bisa dibatasi, tapi beliau kembali bilang bahwa yang bisa masuk cuman kepala desa dan istrinya, jadi saya minta pengertian dari teman-teman wartawan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo Pangkep, Baharuddin melalui telepon selulernya juga membenarkan penyampaian panitia tersebut.

“Pelantikan ini diberlakukan pembatasan termasuk terhadap awak media dan nanti akan disiapkan rilis dari Kominfo,” kata Baharuddin dilansir dari Yudhaindonesianews.com.

Reporter: Faried
Editor: Ahmad