SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Sejumlah warga melakukan aksi protes hasil penghitungan suara pada pemilihan kepala desa (Pilkades) Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.
Ungkapan protes itu ditumpahkan dalam aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pangkep, Jumat (5/11) malam.
Dalam aksi ini, massa mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pangkep untuk melakukan penghitungan suara ulang di TPS 2, Desa Biringere.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pengunjukrasa mensinyalir adanya kecurangan pada penghitungan suara Pilkades di TPS tersebut pada Kamis (4/11) kemarin.
Perwakilan demonstran diterima berdialog di ruang rapat Sekda Bupati Pangkep oleh Kapolres Try Handoko, Kasdim 1421/Pangkep Mayor Inf Simon Marthes mewakili Dandim, Kepala DPMD Abd Haris Has, Kabid Pemdes Zulfadli, Kasatpol PP H Jufri Baso, Kabag hukum Nuraidah, Camat Bungoro HM Tamrin, dan Kapolsek Bungoro Badollahi.
Dalam dialog ini, Kadis PMD Abd Haris Has berjanji akan menindaklanjuti tuntutan para pengunjukrasa, kendati demikian, ia meminta pengadu melampirkan fakta dan bukti dugaan kecurangan Pilkades tersebut.
“Beri kami kesempatan untuk memproses mengklarifikasi semua hal-hal yang menjadi tuntutan, kami mengundang kepada perwakilan. Kami sudah menerima surat dari pihak yang menuntut, hanya bisa memproses kalau ada surat, tidak mengenal hari kerja untuk memproses tidak ada kalender hari libur. Sebagaimana ketentuan maksimal 2 hari setelah perhitungan calon dapat mengusulkan. Makanya kalau diundang besok untuk hadir klarifikasi fakta-fakta ini,” pinta Abd Haris kepada pengunjukrasa.
Diketahui, unjuk rasa yang berlangsung sejak Jumat, pukul 17.30 Wita hingga Sabtu dini (6/11) ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel aparat pengamanan gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.
Laporan: Hamzah
Editor: Ahmad


Tinggalkan Balasan