SimpulRakyat.co.id, Luwu – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak sudah depan mata. Berdasarkan informasi yang disampaikan Kadis DPMD Luwu, Bustan jika Pilkades akan digelar pada November mendatang.

Menanggapi rencana tersebut, Sekertaris Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Luwu, Rosnawary menyampaikan keprihatiannya. Pasalnya saat ini gelombang pandemi masih menerjang kabupaten Luwu.

“Kita ketahui jumlah pasien dirumah sakit maupun puskesmas akibat covid bertambah, nakes pun ada beberapa yang terpapar, sehingga kami mendukung kebijakan terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dan mendukung upaya upaya untuk mencegah kegiatan yang sifatnya menyebabkan kerumunan,” kata Rosnawary, Jum’at, (16/7/2021).

Tenaga kesehatan (Nakes) sebagai ujung tombak dalam melawan pandemi di Luwu. Sehingga, setiap kebijakan yang berpotensi menimbulkan kerumunan perlu mempertimbangkan kondisi Nakes.

Nakes saat ini diberi tugas berat untuk mengobati pasien Covid-19 dengan resiko tinggi terpapar ditambah lagi tugas Vaksinasi, semakin menambah beban yang ditanggungnya. Belum lagi, jika Pilkades serentak digelar.

“Melihat kondisi pandemi covid 19 sekarang dimana terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif dan tambahan pasien meninggal akibat covid, dari IDI sangat mengharapkan agar masyarakat melakukan protokol kesehatan secara ketat, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” tambah Rosnawari.

Berdasarkan informasi Gugus Tugas Covid-19, angka peningkatan kasus Covid-19 di kabupaten Luwu per tanggal 15 kemarin sebanyak 22 per satu hari.

“Kita ketahui virus ini penularannya sangat cepat dan semakin berbahaya. Semoga kita semua selalu dilindungi dan diberi kesehatan,” tutup Rosnawary.