SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Dinas Pendidikan (Disdik) buka ruang diskusi terbuka dengan Gerakan Pelajar Mahasiswa (GEMA) Garda Nusantara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), membahas lebih jauh seputar inovasi kelas perahu.
Diskusi ini berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep, Jl Poros Pangkep-Barru, Kamis (29/7/2021).
Diskusi ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Pangkep Sabrun Djamil, sekaligus membuka diskusi. Hadir juga Kepala Bidang Guru atau Tenaga Kependidikan (GTK) Rukmini dan beberapa kepala sekolah yang ada di Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya serta Ketua GEMA Garda Nusantara DPC Pangkep Ardan Aidin, Ketua Bidang Advokasi Karim dan dua anggota lainnya.
Ardan Aidin saat dikonfirmasi mengatakan, Kadisdik Pangkep menyampaikan bahwa inovasi kelas perahu belum terlaksana untuk kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya dikarenakan Covid-19, dirinya juga manyampaikan bahwa data yang ada itu adalah data awal.
“Hasil diskusi tadi itu bahwa inovasi kelas perahu Kepala Dinas Pendidikan Pangkep mengakui bahwa untuk Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya itu belum terlaksana karena pandemi Covid-19, terkait data yang kami pengang untuk kelas perahu menurut Kepala Dinas Pendidikan itu hanya data awal, kami belum bisa menerima secara logika karena menurut kami itu masih perlu dipertanyakan, karena penjelasannya sangat sederhana,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Pangkep menjelaskan bahwa inovasi kelas perahu yang terlaksana baru di dua kecamatan, yakni Kecamatan Liukang Tupabiring dan Liukang Tupabiring Utara, sementara dua kecamatan di kepulauan terluar Pangkep itu belum terlaksana dan baru data awal.
“Sebenarnya inovasi Kelas Perahu untuk Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya itu baru data awal namun belum terlaksana,” katanya.
Diketahui diskusi terbuka ini berlangsung aman dan tetap mamatuhi protokol kesehatan (Prokes).


Tinggalkan Balasan