SimpulRakyat.co.id, Makassar – Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana berharap pemerintah desa bisa kembali menyinkronkan program-program yang akan diusung oleh pemerintahan kabupaten (Pemkab) yang baru kedepan.

Hal itu disampaikan Syahban saat membuka Rapat Koordinasi, Asistensi dan Evaluasi  Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) 2021 se-Kabupaten Pangkep di Hotel Gammara, Kota Makassar, Sabtu (26/12/2020) kemarin.

“Ini mungkin perpisahan saya kepada kalian sebagai wakil dari bupati Syamsuddin A Hamid. Tapi tahun depan, Insya Allah saya akan kembali jadi wakil bupati tapi berpasangan dengan Muhammad Yusran Lalogau. Sehingga itu saya meminta agar pemerintah desa untuk bisa melakukan sinkronisasi program visi misi pada pemerintah yang baru nantinya,” ungkap dia.

Lanjut diterangkan, beberapa program  yang bisa diterapkan pada pemerintahan tingkat desa, di antaranya Pangkep Cerdas dimana akan ada pendirian perpustakaan desa, kemudian Pangkep Sehat dimana setiap desa akan memiliki pelanggan kesehatan serta pasien dilayani di rumah.

“Ada juga program Pangkep indah, dimana akan ada armada kebersihan di tingkat desa, serta pengadaan armada pemadam kebakaran. Kita ada juga program Pangkep sejahtera, berupa pemaksimalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes-red),” terangnya.

Selain itu, Syahban pun mengungkapkan sejumlah program jangka panjang berupa penyediaan listrik di setiap pulau.

“Insyaallah, saya yakin semua desa bisa mengaplikasikan semua program-program pemerintah yang baru,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Pangkep, Abdul Haris Has mengatakan, penyelarasan program dengan pemerintah baru dengan pemerintah desa sangat perlu dilakukan.

Ia berpendapat, pemerintah desa merupakan ujung tombak dalam penerapan program-program kabupaten.

“Sehingga itu, kita berharap dalam penyusunan APBDes 2021, program pemerintah desa bisa sinkron dengan visi-misi Bupati terpilih. Sehingga keberlanjutan program tetap terjaga,” harap dia.

Dia menambahkan, dalam program-program desa yang telah berjalan sejauh ini telah sejalan dengan program pemerintahan yang baru.

“Ceritanya tinggal disinkronkan biar lebih terarah. Seperti subsidi BBM untuk mesin listrik yang ada di pulau, kegiatan Bedah rumah serta Penampung air tandon,” ujarnya. (**)