SimpulRakyat.co.id, Bulukumba – Terkait pemberitaan sebelumnya, pengunjung Pantai Bira, yang memberikan kritik terhadap pemerintah daerah, dalam mengelola objek wisata dianggap kurang maksimal dalam segi keamanan pengunjung, kemudian ditanggapi oleh kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bulukumba, Ali Saleng.
Ali Saleng mengakui, saat disebut pihaknya tidak memiliki personel yang harusnya melakukan penjagaan pantai (life guar) di pantai bara, untuk memberikan jaminan keamanan bagi para pengunjung
“Saya kira itu kami harus akui, memang sejak dari dulu kita berupaya untuk bentuk itu (penjaga pantai), tapi kita kembalikan ke tupoksi terdekat, jadi kita harapkan kedepan sudah ada,” kata Ali Saleng saat ditemui reporter SimpulRakyat.co.id, Senin sore (31/08/2020).
Lanjut, ia mengatakan jika pihaknya sebenarnya telah memiliki niat jauh sebelumnya untuk memperbaiki sistem keamanan di pantai bara, bahkan ia berencana membangun menara pemantau sehingga bisa meminimalisir kecelakan yang mungkin terjadi. Sayangnya, hingga saat ini, niat tersebut tak kunjung terealisasi.
“Jadi bukan hanya personel, tapi kita malah mau membangun menara pemantau, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tambah Ali.
Dengan adanya kekurangan tersebut, pihak Pariwisata berjanji akan bekerja lebih giat, melakukan perbaikan, sehingga kedepannya dapat menyuguhkan objek wisata pantai Bara yang memiliki pengamanan sesuai dengan standar nasional, bahkan internasional.
“Pemerintah akan mengevaluasi terus apa yang dilakukan, kekurangan yang ada, akan coba kita benahi, termasuk personel penjaga pantai, dan personel pengamanan akan kita tingkatkan tahun depan,”
“Jadi ada semacam himpunan pramu wisata, ada kita rekrut dan memberikan pelatihan kepada pemuda, dalam penyelaman bawah laut, ini sudah dua tahun, kedepannya mungkin kita akan bersinergi dalam menjaga pantai,” janjinya.
Selain memberikan pengamanan, pemerintah juga akan menjamin keselamatan pengunjung pantai dengan menyiapkan asuransi bagi para pengunjungnya. Rencana ini dipastikan akan dapat terealisasi di akhir tahun ini.
“Sementara itu, kami merancang untuk regulasi agar bisa memfasilitasi mereka dengan memberikan perlindungan asuransi kepada semua pengunjung di Bira. Itu menjadi kewajiban sebenarnya tapi masih sementara kita godok. Mudah-mudahan sebelum akhir tahun sudah bisa kita realisasikan itu. Sehingga semua pengunjung yang masuk di Bira tercover asuransi,” kata Ali Saleng. (M Fatwa)


Tinggalkan Balasan