SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat — Setelah mengikuti Gelaran Seminar Rancangan Proyek Perubahan secara Virtual, Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II. Angkatan XI tahun 2020 mulai mengimplementasikan rancangan proyek perubahan yang diangkat.
Langkah awal para reformer PKN dalam mengimplementasikan proyek perubahan adalah dengan membentuk tim efektif internal, dan tim tersebut berfungsi mendukung kerja-kerja reformer di lapangan.
“Team work yang dibentuk memiliki peran strategis dalam menyukseskan agenda reformer,” ungkap Chuzaemah Djauhar, salah satu reformer utusan Kabupaten Halmahera Barat di King Resto Desa Hatebicara. Senin, 17-08-2020.
Emma sapaan akrab Chuzaemah Djauhar ini menambahkan, Sukses tidaknya implementasi agenda proyek perubahan ini sangat ditentukan oleh kerja-kerja tim tersebut.
“Tim efektif yang saya bentuk ini sudah mulai bekerja menyiapkan administrasi dan perangkat teknis yang saya butuhkan dalam mengimplementasikan proyek perubahan yang saya namai gerakan Gasa Ino, yaitu sebuah inovasi gerakan dalam meng-edukasi masyarakat agar cerdas mengelolah informasi,”cetus Emma.
Begitu strategisnya peran tim efektif tersebut, sehingga pada saat pembentukan, reformer mendatangkan salah satu widyaswara BPSDM Malut, untuk memberikan penjelasan teknis pekerjaan tim tersebut. (MH)


Tinggalkan Balasan