Diduga Cemari Sumur Usaha Warga, PT PLN PLTU Punagayya Resmi Digugat

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Jeneponto – Merasa di rugikan karena sumur usaha miliknya di cemari oleh limbah Industri, Kawali warga Desa Punagayya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, akhirnya menggugat
PT PLN (Persero ) PLTU Punagayya Jeneponto.

Kawali bersama keluarganya mendatangi Kantor Pengadilan Negeri Jeneponto pada Rabu (6/8) kemarin, didampingi Kuasa Hukumnya Dr Muhammad Nur, Djaya Jumain dan Herman Nompo yang tergabung dalam Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Law Firm Dr Muhammad Nur SH MH & Associates yang berkantor di Citraland Celebes Hertasning Baru, Gowa-Makassar.

Kuasa Hukum Kawali dari Kantor Advokat dan Konsultan Hukum Law Firm tersebut telah mendaftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Jeneponto dan Jumat (07/08/2020) Nomor pokok Perkara telah terbit pada sistim dengan Nomor perkara 14/Pdt G/2020/PN Jnp.

Kuasa Hukum Kawali telah menyiapkan materi gugatan dan bukti lapangan serta administrasi untuk berhadapan dengan PT PLN tersebut di Pengadilan Negeri Jeneponto.

“PT PLN (Persero) PLTU Punagayya Jeneponto telah merugikan Kawali, dimana sumur usaha yang selama ini digarap Kawali tidak lagi difungsikan karena adanya pencemaran dan merugikan Kawali hingga milyaran rupiah,” tegas Dr Muhammad Nur.

Lanjut dikatakan, gagalnya mediasi yang dibangun selama ini menjadi alasan proses hukum dilanjutkan dengan menggugat PT PLN tersebut. (*)

DAFTAR NAMA PASANGAN CALON BUPATI DAN WAKIL BUPATI PANGKEP

Disarankan Untuk Anda :