SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) akan segera menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Pemda ke 1.084 Kepala Keluarga(KK) yang ada di Kecamatan Jailolo Timur (Jaltim) pada Juli 2020 ini.

Penyaluran BST yang bersumber dari APBD ini atas kebijakan Bupati Halbar Danny Missy kepada warga 6 Desa yang ada di Kecamatan Jaltim, dengan tujuan untuk pemerataan yang dirasakan seluruh warga Halbar.

“Kebijakan Bupati untuk BST yang sumber anggaran dari pemda Halbar untuk warga 6 desa, mengingat karena dari kebijakan nasional terkait Covid-19 ini, bantuan BST dari Kemensos maupun dana DD (dana desa) di wilayah 6 desa tidak mendapat bantuan tersebut,”

“Sehingga dalam rangka keadilan, pemerataaan dan demi kesejahteraan masyakat. Kebijakan Bupati lakukan pemberiaan BST, supaya masyarakat 6 desa juga merasakan seperti warga yang menerima BST Kemensos dan BLT-DD,” ujar Kadinsos Halbar Samsuri Majid, Rabu (08/07/2020).

Samsuri bilang, pembagian BST ini, sesuai dengan instruksi Bupati Halbar yang dimana penyaluran pembayaran mulai dalam Juli 2020 ini, selama 3 bulan dengan nilai Rp1.800.000.

“Jadi pembayaran April, Mei dan Juni, untuk nilai besaran per bulan Rp600 ribu sama seperti BLT-DD dan BST dari Kemensos. Untuk bayaran 3 bulan lanjutan itu sebesar Rp300.000 terhitung Juli, Agustus dan September,” terang dia.

Tahapan verifikasi dan soisalisasi, sambung Samsuri, Dinsos bersama tim sudah dilakukan pada Minggu, 5 Juli lalu, dalam hal sosialisasi kriteria penerima BST dan dihadiri langsung oleh Camat Jaltim, Pemdes, BPD, tokoh agama, tokoh masyarakat bersama warga dari 6 desa, sekaligus penetapan nama-nama warga penerima BST.

Untuk masing-masing jumlah KK dari 6 Desa yang layak menerima BST dari Pemda Halbar yakni dari Desa Pasir putih 50 KK, Bobane Igo 438 KK, Tetewang 188 KK, Akelamo 203 KK, Ake Sahu 115 KK dan Desa Dum Dum 90 KK.

“Sesuai data verifikasi dari Dinsos, dari enam desa di Jaltim itu sebanyak 1.084 KK yang berhak menrima BST Pemda, maka dengan total anggaran sebsar Rp. 2.926.800.000,” pungkas Kadinsos Halbar. (MH)