Tahun Ini, Kejari Pangkep Agendakan Periksa Para Kades Pulau

  • Whatsapp
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Sugiharto. (Foto: Anwar Bro/SimpulRakyat.co.id)

SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pangkep, tahun ini berencana memanggil para kepala desa (Kades) secara menyeluruh, untuk memeriksa penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang bersumber dari APBD dan Dana Desa (DD) bersumber APBN.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Sugiharto kepada SimpulRakyat.co.id di Ruang Kerjanya, Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Rabu (24/6/2020).

Baca Juga

“Cuma saat ini kami masih sibuk memeriksa sejumlah para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di ruang lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangkep,” kata Sugiharto.

Sugiharto juga menyebut pihaknya mengalami kesulitan mengakses daerah kepulauan Pangkep, lantaran faktor cuaca perairan kepulauan tersebut.

“Akses daerah kepulauan yang sangat susah ditempuh, ada beberapa faktor yang dipertimbangkan, di antaranya cuaca, ombak biasanya besar, dan juga kapal biasanya tidak tiap hari berangkat atau ada jadwal tertentu untuk menyeberang ke pulau,” ujar dia.

Lanjut dikatakan, untuk menuju wilayah kepulauan di dua kecamatan, yakni Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya, pihaknya harus lewat Pelabuhan Paotere, Kota Makassar.

“Bahkan pulau yang sangat jauh di sana (Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya) itu harus naik kapal di pelabuhan Paotere Makassar,” tambah dia.

Meski demikian, ia berjanji dalam waktu dekat Kejaksaan Negeri Pangkep akan menyurati para Kepala Desa (Kades) dan membentuk tim untuk melakukan kunjungan di Kepulauan Pangkep.

“Maka dari itu, saat ombak atau cuaca teduh, kami berjanji akan melayangkan surat ke semua para pejabat kepala desa yang berada di kepulauan itu. Kalau perlu, kami membentuk tim dari Kejaksaan Negeri Pangkep untuk mengunjungi satu persatu desa di setiap kecamatan di kepulauan,” tegas Sugiharto.

Kasi Pidsus juga menyebut, pihaknya telah bekerja sama dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan awak media sebagai sumber informasi.

“Kami bekerja sama beberapa LSM dan awak media sebagai ‘jembatan’ alat komunikasi pintu masuknya informasi di kantor kejaksaan Negeri Pangkep,” tandasnya.

Tidak hanya kepala desa yang ada di Pulau, pihaknya juga akan memeriksa penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa secara menyeluruh di lingkup Pemkab Pangkep.

“Jadi, kami sebagai penegak hukum berjanji akan memeriksa para pejabat kepala desa yang ada di ruang lingkup Pemkab Pangkep, khususnya yang berada di kepulauan, sebagai warning’jika ada yang diduga menyalahgunakan anggaran,” pungkas Sugiharto. (Anwar Bro)

Disarankan Untuk Anda :