SimpulRakyat.co.id, Jailolo Halmahera Barat — Sebanyak 5.386 KK Keluarga kurang mampu di Kabupaten Halmahera Barat atau keluarga yang bekerja di sektor informal yang terdampak virus Corona, menerima Bantuan Sosial Tunai (BST).
Kementerian Sosial RI, telah mengucurkan dana stimulus jaring pengaman sosial dampak Covid untuk menopang ekonomi kelurga di masa pandemi Covid-19 selama tiga bulan.
Bansos Tunai ini merupakan hasil tindaklanjut Video Conference (Vicon) antara Bupati Halbar, Danny Missy, dengan Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara bersama Gubernur Malut serta para Bupati/Walikota se-Malut, bulan April 2020 lalu.
Kemensos melalui Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin, saat ini sudah mulai menyalurkan batuan tersebut kepada masyarakat Halmahera Barat yang terdampak Covid-19 tersebut.
Kadis Kominfo Halbar, Chuzaemah Djauhar saat di kantor Bupati Halbar mengatakan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Halbar yang akan menerima Bansos Tunai ini berjumlah 5.386 Kepala Keluarga (KK), dengan nilai bantuan Rp600 ribu/KK selama tiga bulan, yakni April, Mei dan Juni 2020.
Jika ditotal, nilai bantuan Bansos Tunai yang disalurkan Kemensos di Halbar sebesar Rp3,2 Miliar lebih.
“Sesuai surat Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Kemensos RI nomor: 1605/6.DI.01/04/2020 tertanggal 17 April 2020 yang diterima Pemda Halbar,” ungkap Chuzaemah, Rabu (13/05/2020).
Penyaluran BST ini menyasar keluarga miskin, keluarga tidak mampu yang bekerja di sektor informal yang terdampak Covid 19, yang telah terinput dalam basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos RI.
“Seperti Buruh di pelabuhan, kuli bangunan, petani, nelayan, penarik ojek, bentor, ABK Speedbot dan lain-lain, yang pendapatan penghasilan atas pekerjaannya terganggu atau terhenti akibat Covid-19,” sebut Emma, Panggilan akrab Chuzaemah.
Dalam surat yang ditandatangani Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Asep Sasa Purnama tersebut, ditegaskan bahwa KPM penerima BST ini adalah Kepala Keluarga yang belum tercover dalam Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) atau program pangan serta Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kemensos RI.
Teknis penyaluran BST ini lanjut Emma, Kemensos telah menunjuk bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia sebagai penyalur.
Adapun bank yang tergabung dalam Himbara yang ditunjuk Kemensos untuk mencairkan BST adalah bank BNI sebanyak 74 KPM, bank BRI 203 KPM, dan PT Pos Indonesia 5.109 KPM yang terbagi dalam dua tahap, pertama; 4.968 KPM dan kedua; 141 KPM.
Lounching penyaluran Bansos Tunai tersebut secara simbolis telah dilakukan di Kantor Pos Jailolo, Jumat (07/05) akhir pekan kemarin dan saat ini penyaluran ke KPM telah dilakukan. (MH)


Tinggalkan Balasan