SimpulRakyat.co.id, Biak Numfor – Bertempat di gedung Sasana Krida, Kantor Gubernur Provinsi Papua, Gubernur Lukas Enenbe, SH., MH melantik 317 kepala sekolah yang tersebar di 28 Kabupaten dan 1 Kota di Provinsi Papua, Rabu, 11 Desember 2019. Dari 317 kepala sekolah terdapat 27 orang kepala sekolah dari Kabupaten Biak Numfor turut dilantik.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Biak, Yesaya Ap, S. Pd, kepada para wartawan setelah tiba di Biak dengan pesawat Garuda Air.

Yesaya Ap menjelaskan, seluruh kepala sekolah baik SMA dan SMK Negeri dan Swasta dari Kabupaten Biak Numfor yang dilantik di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok V Jayapura, terdiri dari SMA Negeri sebanyak 15 sekolah, 5 SMA swasta yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Kristen di Tanah Papua (YPK), Yayasan Pendidikan Persekolahan Katolik (YPPK) dan Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS), sedangkan SMK terdiri dari 3 sekolah negeri dan 4 sekolah swasta di bawah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) di Tanah Papua, Yayasan Sub Byaki Fyadi dan Yayasan Pendidikan Islam (YAPIS).

Dalam sambutan pelantikan para kepala sekolah tersebut, Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enenbe, menekankan bahwa berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah dan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018, bahwa jabatan kepala sekolah bukan merupakan tugas tambahan selain mengajar.

“Jabatan kepala sekolah kini menjadi tugas pokok mengimplementasikan 8 standar pendidikan nasional sebagai seorang manajer dalam mengelola dan meningkatkan kualitas input, proses dan output siswa melalui proses pendidikan dan pengajaran di sekolah,” ujar Yesaya Ap mengulangi inti sambutan Gubernur Lukas Enenbe.

Ap menambahkan, mulai tahun ajaran 2020/2021, Gubernur Provinsi Papua akan mengirimkan putera-puteri orang asli Papua lulusan terbaik dari setiap sekolah, baik SMA dan SMK yang tersebar di 317 sekolah yang ada di Provinsi Papua akan distudikan ke luar negeri dengan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Provinsi Papua setiap tahun selama ia menjadi gubernur.

“Untuk itu diharapkan intergritas para kepala sekolah dalam sistem manajerial yang baik sehingga output dan outcome benar-benar berkualitas.” katanya melanjutkan.

Sebelum 317 kepala sekolah dilantik, dilaksanakan Pendidikan dan Pelatihan sistem manajemen sekolah yang intstrukturnya didatangkan dari Kementrian Pendidikan Nasional, Universitas Cendrawasih dan praktisi dunia pendidikan selama satu minggu di Balai Latihan Pendidikan Guru di Kota Raja Jayapura.

Reporter: Marcel Kalkoy