Buka Konferensi PGRI, Wakil Bupati Pangkep: Jangan Cari Hidup di Organisasi

  • Whatsapp

SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Wakil Bupati Pangkep H Syahban Sammana resmi membuka Konferensi PGRI Pangkajene dan Kepulauan masa bakti 2019-2024 yang mengusung tema “Mewujudkan PGRI Sebagai Organisasi Propesi dalam Perannya Meningkatkan Mutu Pendidikan Abad 21” berlangsung di Aula SMA Negeri 11 Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sabtu (9/11/2019).

Saat membuka konferensi tersebut, Syahban Sammana mengatakan, konferensi ini bukan cuma simbol, namun ia berharap guru dapat mencetak anak didik yang cerdas dan berakhlak.

Baca Juga

“Bukan hanya cerdas, tapi akhlak juga harus kita isi, karena pendidikan tidak akan bisa berjalan kalau akhlak itu mati suri karena akhlak paling penting di antara yang lain,” kata dia.

Ia juga berharap, agar siapa pun terpilih dalam konferensi ini dapat mengemban amanah kepengurusan organisasi PGRI tersebut.

“Siapa pun yang terpilih luruskan niat’ta dulu, supaya pikiran kita tidak macam-macam, bedakan bupati dan pemimpin, karena jadi bupati gampang, yang susah jadi pemimpin karena isinya adalah pangabdian. Jangan membangun organisasi untuk hidup di organisasi tapi bagaimana kita duduk bersama membesarkan organisasi,” imbau Syahban Sammana.

Sementara itu, Demisioner Ketua PGRI Pangkep Drs Muhammad Akbar Parollei, dalam sambutannya mengatakan pengurus yang tadinya tidak terlalu serius, mungkin karena banyak kegiatan-kegiatan yang lain, sehingga PGRI ini tidak berjalan sebagaimana adanya.

“Alhamdulillah kami pengurus lama PGRI masih ada wariskan kepada pengurus baru, yakni berupa saldo sebanyak 125 juta lebih untuk digunakan kegiatan PGRI, terutama pada saat porseni tingkat provinsi nantinya di Barru, kami berharap dukungan pemerintah kabupaten Pangkep karena teman kita dari guru yang mewakili Pangkep sekitar 105 orang,” kata dia,

Di sela-sela acara tersebut, Wakil Ketua 1 Pengurus PGRI Sulsel diwakili oleh Dr H Halim Muharram mengatakan, Konferensi ini merupakan sebuah proses sifatnya periodik sebagai pergantian kader pembaharuan, kader sekaligus mempertajam kembali program-program dan pencarian pengurus-pengurus, selebihnya mengawal seiringan tuntutan kekinian.

“Ketika terjadi perubahan pengurus, siapa pun terpilih kita berharap dia adalah pilihan bersama dan bisa mengayomi jadi panutan, sehingga bisa lebih terukur apa yang menjadi program lima tahun kedepan, kami dari pengurus Provinsi senantiasa mendukung dan memberi support,” ujar dia.

Sekadar diketahui, acara ini dihadiri Wakil Bupati Pangkep, Kapolres Pangkep, Wakil, Ketua 1 PGRI Sulsel dan rombongan, Bendahara PGRI Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua PGRI Pangkep dan Pengurus Cabang PGRI.

Penulis: Ismail K

 

Disarankan Untuk Anda