SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Komunitas Pejuang Bangsa bersama dengan warga Biringkassi yang berjumlah kurang lebih 50-an orang, kembali melakukan aksi unjuk rasa di pelabuhan PT Semen Tonasa untuk yang ke-4 kalinya, Rabu (30/10/2019).

Dalam orasinya, Komunitas Pejuang Bangsa dan warga Biringkasi ingin bertemu langsung dengan direktur PT Semen Tonasa untuk menyampaikan tuntutan mereka, karena massa mengaku aksi sebelumnya tidak mendapat respon positif dari Dirut tersebut.

Juru bicara Komunitas Pejuang Bangsa, Aspar mengatakan, tuntutan utama mereka kepada PT Semen Tonasa adalah harus mencari solusi konkrit terkait persoalan lingkungan, terkhusus pencemaran debu batu bara.

Kedua, kata dia, perekrutan tenaga kerja harus memprioritaskan warga lokal, serta yang ketiga perlunya pengembangan sumber daya manusia pada warga kabupaten Pangkep.

“Sudah bertahun-tahun persoalan lingkungan tidak ada solusi nyata, berdampak pada kesehatan masyarakat, mengganggu kehidupan flora dan fauna di daerah tersebut. Perekrutan tenaga kerja juga yang menimbulkan kecemburuan sosial masyarakat terhadap pekerja pendatang serta keterlibatan langsung PT Semen Tonasa terhadap Pengembangan SDM,” kata Aspar.

Lanjut Aspar, sudah 4 kali melakukan aksi dengan harapan dapat bertemu dengan Dirut PT Semen Tonasa, sementara tuntutan mereka sangat sederhana.

“Kami tidak tahu ada apa dengan Dirut perusahaan ini, sepertinya kami di anggap main-main dalam aksi dan tuntutan kami ini, kami tegaskan akan melakukan aksi secara terus menerus sampai Dirut PT Semen Tonasa mau buka suara terkait persoalan ini,” tegas Aspar.

Penulis: M Arif Alif