SimpulRakyat.co.id, Manggarai Barat – Perekrutan tenaga teknis pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manggarai Barat dan tenaga pendukung Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) mendapat sorotan dari barbagai kalangan. Publik mensinyalir penetapan kelulusan pada rekrutmen tersebut diduga sarat nepotisme.

Dugaan itu bukan tidak berdasar, pasalnya peserta yang lulus dari hasil seleksi pada tenaga teknis Sekretariat KPU Manggarai Barat, satu di antaranya merupakan anak kandung dari Sekretaris KPU, Bonafantura Yosman.

Begitu pun hasil rekrutmen tenaga pendukung PPK, publik juga mensinyalir diisi orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan Bonafantura itu sendiri.

Kepada media ini, Bonafantura tak menampik bahwa satu di antara peserta yang lulus dari hasil seleksi tenaga teknis tersebut adalah anaknya.

“Iya benar dan dia merupakan salah satu pencari kerja yang membutuhkan pekerjaan dan meiliki kualifikasi yang dibutuhkan, sebagaimana syarat untuk pelamar administrasi,” kata Bonafantura ke SimpulRakyat.co.id saat dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (27/2/2023).

Kendati demikian, Bonafantura mengaku kelulusan anaknya itu berdasarkan hasil rekrutmen pada penilaian test wawancara dan teknis.

“Hasil wawancara dan kemampuan teknis yang memperoleh nilai tertinggi adalah saudara Leonard V Kusuma Yosman yang kebetulan dia anak saya,” tambah Sekretaris KPU ini.

Sementara itu, Ketua KPU Manggarai Barat, Robert V Din juga membantah adanya dugaan nepotisme dalam seleksi tenaga pendukung PKK, tenaga administrai dan PAMDAL Sekretariat KPU Manggarai Barat. Robert mengaku penetapan kelulusan pada rekrutmen tersebut telah sesuai dengan prosedur.

“Berkaitan dengan proses perekrutan tenaga pendukung PPK, tenaga administrasi dan PAMDAL pada Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU-red) Kabupaten Manggarai Barat sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” terang Robert ke media ini.

Lanjut diterangkan, proses perekrutan pengangkatan tenaga administrasi dan satuan pengaman (Jagat Saksana), pada Sekretariat KPU Kabupaten Manggarai Barat dan tenaga pendukung pada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sudah melalui beberapa tahapan, yaitu seleksi administrasi, seleksi wawancara dan uji kemampuan teknis, yaitu :

  • Tenaga pendukung Panitia Pemilihan Kecamatan dilakukan wawancara dan uji kemampuan teknis, yaitu menguasai mikrosoft office, (word, exel dan powerpoint), yang dinyatakan lulus adalah peserta yang memperoleh nilai bobot tertinggi, gabungan antara hasil wawancara dan kemampuan teknis.
  • Tenaga administrasi dilakukan wawancara dan uji kemampuan teknis, yaitu kemampuan mengoperasikan komputer menguasai mikrosoft office, (word, exel, powerpoint dan pengelolaan teknologi informasi), yang dinyatakan lulus adalah peserta yang memperoleh nilai bobot tertinggi, yaitu gabungan antara hasil wawancara dan kemampuan teknis.

“Semua peserta yang dinyatakan lulus adalah peserta yang sudah memenuhi syarat dan memiliki bobot nilai tertinggi, dan penetapan kelulusan berdasarkan nilai yang diperoleh dan tidak atas dasar nepotisme dan intervensi dari pihak manapun, termasuk intervensi dari Sekretaris KPU Kabupaten Manggarai Barat,” pungkas Robert.