SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Inovasi pelayanan publik pemerintah kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menjadi bahan penelitian Program Pascasarjana, Ilmu Administrasi Negara, Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Bau-bau.

Ketua Program Studi (Prodi) Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhasanuddin, Dr Ladidi mengatakan, jika pihaknya sedang melakukan studi empiris.

Ia juga menyampaikan jika tidak sedikit inovasi pelayanan publik di Pemkab Pangkep menjadi daya tarik untuk diteliti, Selasa (1/3) kemarin.

“Banyaknya inovasi daerah terkait pelayanan publik di Pemkab Pangkep menjadi alasan melakukan studi empiris. Studi empiris, untuk memastikan teori yang kami dapatkan di kampus dan bagaimana prakteknya di lapangan,” katanya.

Diketahui, sasaran penelitian dilakukan terhadap tiga organisasi perangkat daerah (OPD). Pada dinas pendapatan daerah, meneliti inovasi sistem pelayanan pajak dan retribusi daerah. Pada dinas pendidikan, meniliti inovasi kelas perahu. Kemudian OPD ketiga, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Rombongan Program Studi Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhasanuddin, disambut hangat oleh Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), di rumah jabatan bupati.

Dihadapan rombongan, Program Studi Pascasarjana Ilmu Administrasi Negara Universitas Dayanu Ikhasanuddin, MYL menjelaskan wilayah Pangkep.

“Pangkep memiliki 13 kecamatan, dimana, 96 persennya adalah wilayah lautan yang berbatasan dengan Lombok dan Kalimantan,” jelasnya.

Di Pangkep juga katanya, ada targetĀ  satu ASN satu inovasi, Inovasi terbaik, akan dibiayai oleh pemerintah daerah.

“Dengan inovasi yang ada, pelayanan publik bisa menjangkau semua masyarakat di semua wilayah. Komitmen kami, bagaimana memberikan pelayanan maksimal kepada semua masyarakat di semua wilayah, baik terkait pendidikan, kesehatan dan lainnya,” katanya MYL. (*)

Reporter: Faried
Editor: Ahmad