SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Setelah Forum Komunikasi Masyarakat Pulau Pangkajene dan Kepulauan (FKKP) bersama Gerakan Pelajaran dan Mahasiswa (GEMA) Garda Nusantara (GN) DPC Pangkep bertemu Bupati Muhammad Yusran Lalogau (MYL) di kantor daerah, membahas kapal penumpang Sabuk Nusantara 66 yang berhenti beroperasi.

Kini, PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) kembali mengeluarkan jadwal pemberangkatan kapal penumpang Sabuk Nusantara 66, Rabu (25/8).

Dalam pertemuan itu, MYL menyampaikan, pemerintah daerah akan memperjuangkan pemenuhan kebutuhan sarana transportasi laut tersebut, demi  kepentingan masyarakat kepulauan.

Diketahui, kapal penumpang Sabuk Nusantara 66 yang beroperasi di perairan Kecamatan Liukang Kalukang Masalima (Kalmas) dan Liukang Tangaya, Kabupaten Pangkep itu, sempet terhenti.

Terkait masalah itu, perwakilan FKMP dan GEMA GN DPC Pangkep langsung menghadap Bupati Pangkep untuk meminta kapal penumpang tersebut kembali beroperasi.

Saat itu, Perwakilan FKKP Askari dan Rafli meminta kepada Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau untuk mengoperasikan kembali kapal penumpang Sabuk Nusantara 66.

“Kami perwakilan dari Kecamatan Liukang Tangaya meminta agar kiranya kepala daerah kabupaten Pangkep, dalam hal ini bupati bisa menyurat ke DJPL untuk mengoperasikan kembali kapal sabuk Nusantara 66,”  kata Askari.

“Dan pernyataan kami sebagai perwakilan Kecamatan Liukang Tangaya agar bupati lebih memperhatikan kondisi kepulauan di masa pandemi, demi kelancaran sistem ekonomi di pulau, akses yang sangat diperlukan baik dari segi pendidikan, kesehatan dan peningkatan usaha masyarakat kecil menengah di daerah kepulauan,” tambah dia.

“Selain itu kami juga mempertegas agar kiranya pihak tenaga kesehatan bisa bekerja sama demi kenyamanannya dan ketertiban melayani masyarakat untuk memenuhi protokol kesehatan ketika ingin naik kapal,” harap Askari.

Sementara itu, Ketua GEMA Garda Nusantara DPC Pangkep, Ardan Aidin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dan kepada FKKP Perwakilan dari Kecamatan Liukang Tangaya yang memperjuangkan masyarakat kepulauan.

“Kami dari GEMA GN DPC Pangkep sangat berterima kasih kepada Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau serta kawan-kawan Forum komunikasi kepulauan pangkep karena sudah bersama-sama mengawal sejauh ini,” imbuh dia.

“Bahkan sudah beberapa kali melakukan gerakan agar perintis ini bisa beroperasi kembali, termasuk sudah dua kali mendatangi Kantor Pelni di Makassar, serta menyurat ke Syahbandar Pangkep, bersama menemui Bupati Pangkep dan akhirnya pihak Pelni sudah mengeluarkan jadwal rute pemberangkatan Sabuk Nusantara,” pungkas Ardan.

Reporter: Faried
Editor: Sukma Paramita