SimpulRakyat.co.id, Pangkep – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Andi Ilham Zainuddin-Rismayani Syamsuddin (AIZ-Risma) bertekad akan mewujudkan pemerataan pembangunan di tiga dimensi, yakni wilayah kepulauan, pegunungan dan daratan Kabupaten Pangkep.

Hal itu diungkapkan AIZ saat mengikuti debat publik Pilkada Pangkep putaran kedua yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Minggu (15/11/2020).

“Kegiatan pembangunan kita khususnya infrastruktur diusahakan terjadi pemerataan, tidak terpusat dalam satu tempat saja,” kata AIZ.

Andi Ilham Zainuddin juga mengatakan, untuk pemerataan pembangunan tersebut, kedepan pihaknya akan meningkatkan alokasi dana desa (ADD) dan alokasi dana kelurahan, agar pemerintah setempat bersama masyarakat bisa merencanakan pembangunan sendiri.

“Kami punya program akan meningkatkan alokasi dana desa atau ADD karena kami berkeyakinan bahwa ketika anggaran itu didorong ke desa, maka berkesempatanlah pemerintah desa bersama rakyat untuk mendesain, untuk merencanakan pembangunannya sendiri, tidak perlu dia menunggu kebijakan dari pemerintah kabupaten untuk persoalan pembangunan itu,” papar mantan Ketua DPRD Pangkep ini.

Kendati demikian, pasangan AIZ-Risma ini juga akan mendorong kegiatan non fisik, berupa peningkatan sumber daya manusia (SDM).

“Di pemerintahan, kita tekankan tidak hanya fisik saja, kita ada non fisik juga. Olehnya itu, sumber daya manusia, kita akan dorong juga mengalokasikan anggaran yang besar untuk bagaimana bisa sumber daya manusia di Kabupaten Pangkep ini berkembang dan maju. Kami juga berkeyakinan ketika sumber daya manusia baik, insya Allah perosalan-persoalan yang ada di Kabupaten Pangkep bisa terjawab,” terang Andi Ilham Zainuddin.

Soal sumber pendanaan, selain berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), AIZ-Risma juga akan membangun ekonomi yang kuat di desa.

“Kami akan membangun ekonomi yang kuat di desa, sehingga pendanaan itu tidak hanya bersumber dari APBD saja, tapi di luar itu semua, memang bupati punya tanggung jawab sebagai penanggungjawab wilayah, sehingga APBD memang harus didorong juga ke sana,” ujar AIZ. (*)