SimpulRakyat.co.id, Luwu – Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu resmi menggelar Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Kepala Sekolah dan Guru se-Kabupaten Luwu, Rabu–Jumat (12–14 November 2025). Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di delapan Korwil ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Luwu dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus mendukung implementasi Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Pelatihan ini menekankan tiga pilar utama pembelajaran mendalam, yaitu mindful, meaningful, dan joyful learning. Konsep ini diyakini mampu menjadikan proses belajar lebih bermakna serta menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa, termasuk menjawab tantangan rendahnya skor PISA Indonesia yang kerap menjadi sorotan.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, melalui media Zoom dan diikuti oleh 1.065 peserta dari 534 satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, yang tidak menerima BOS Kinerja. Pelatihan digelar di delapan titik Korwil, masing-masing:
Korwil 1: SDN 25 Radda & SDN 27 Padang-Padang
Korwil 2: SDN 17 Lempokasi
Korwil 3: SDN 9 Rape-Rape
Korwil 4: SDN 28 Balla
Korwil 5: SDN 231 Padang Assompereng
Korwil 6: SMPN 1 Bua
Korwil 7: SDN 256 Pabuntang
Korwil 8: SDN 107 Setiarejo

Pelatihan ini menghadirkan narasumber, terdiri dari fasilitator pembelajaran mendalam untuk guru, kepala sekolah, dan pengawas, serta pengawas sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu. Adapun panitia pelaksana bidang Pembinaan dan Ketenagaan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya sekadar peningkatan kapasitas, tetapi juga akan ditindaklanjuti dengan lomba penerapan pembelajaran mendalam di masing-masing sekolah.
“Setelah kegiatan ini, akan ada lomba penerapan antar guru. Puncaknya pada Hari Guru Nasional, dan kita minta semua ikut,” ujar Andi Palanggi.
Puncak peringatan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Luwu akan digelar pada 25 November 2025 di Esse Gallareng, bersamaan dengan penutupan Gebyar GTK.
Dalam ajang tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu akan memberikan berbagai penghargaan, termasuk kategori Guru Dedikatif, Guru Inovatif, Guru Transformatif, serta penghargaan bagi Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap mutu pendidikan semakin meningkat dan para pendidik mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi siswa.

Peserta kegiatan nampak antusias, Kepala sekolah SD Negeri 8 Lumaring, Sahabuddin S.Pd., menyebut jika Pelatihan Pembelajaran Mendalam /deep Learning bukan sekedar tren , melainkan sebuah investasi strategi bagi masa depan profesional sbgai kepala sekolah maupun guru demi masa depan siswa.
“Pelatihan ini adalah untuk mentrasformasi cara kita belajar dan mengajar yang bergerak melalui metode tradisional menuju praktik yang lebih efektif , relevan,dan berdampak. Pelatihan ini juga meningkatkan kualitas proses pembelajaran, mengembangkan kompetensi pedagogik serta dapat mempersiapkan siswa untuk menghadapi Abad ke 21,” ungkapnya.


Tinggalkan Balasan