SimpulRakyat.co.id, Polewali Mandar – Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke kawasan Jalan Raflesia, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (12/6/2025).

Bukan untuk memadamkan api, melainkan menyelamatkan seorang balita berusia dua tahun yang terkunci di dalam mobil.

Peristiwa itu terjadi saat sang ibu tengah bersiap melakukan perjalanan lintas provinsi. Ia sempat meninggalkan anaknya di dalam mobil dengan kondisi mesin dan AC menyala, untuk mengambil perlengkapan tambahan dari kamar kos.

Tanpa disadari, sang balita memencet tombol pengunci otomatis dari dalam. Akibatnya, seluruh pintu terkunci rapat, sementara kunci cadangan tidak berada dalam jangkauan.

“Saya panik sekali waktu tahu anak terkunci. Apalagi mobil masih menyala dan AC aktif. Tapi saat dia matikan AC dari dalam, saya tambah takut dia kehabisan oksigen,” kata ibu korban saat ditemui di lokasi.

Dalam kondisi darurat itu, keluarga langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar.

Tak butuh waktu lama, kurang dari 10 menit satu unit kendaraan damkar bersama sejumlah petugas tiba di lokasi kejadian.

Petugas sempat mencoba membuka pintu secara manual. Namun sistem smart key pada mobil menyulitkan proses evakuasi.

“Setelah mempertimbangkan kondisi anak yang mulai lemas dan risiko kehabisan oksigen, kami ambil keputusan untuk memecahkan kaca bagian samping,” ujar Kepala UPTD Damkar Polman, Imran.

Berbekal alat pelindung dan prosedur keselamatan, petugas memecahkan kaca dengan hati-hati. Tak berselang lama, balita berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat dan langsung dipeluk oleh ibunya yang menangis haru.

Imran mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan tidak meninggalkan anak sendirian di dalam mobil, meskipun hanya sebentar.

“Keselamatan jiwa adalah prioritas. Kami siap turun tangan bukan hanya saat kebakaran, tapi juga dalam situasi penyelamatan lainnya yang menyangkut nyawa manusia,” tegasnya.

Dia juga menyarankan agar masyarakat menyimpan nomor darurat Damkar di tempat yang mudah diakses.

Peristiwa ini menegaskan kembali kesiapsiagaan Damkar Polman dalam menghadapi berbagai situasi darurat, termasuk penyelamatan non-kebakaran. (**)