SimpulRakyat.co.id, Bogor – Morowali Hilirisasi Indonesia menggandeng Lintas Kajima dalam kerja sama pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi berbasis standar nasional. Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Kantor Lintas Kajima, Sentul, Bogor, Rabu (28/5/2025).
Penandatanganan dilakukan oleh perwakilan Morowali Hilirisasi Indonesia, Dr Ir Affandy Agusman Aris, dan perwakilan Lintas Kajima, Ir Ari Hariyono. Kerja sama ini akan difokuskan pada pelaksanaan pelatihan serta sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dihubungi pada Kamis (29/5/2025), Affandy menjelaskan bahwa kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan daya saing tenaga kerja Indonesia, baik yang sedang mencari kerja maupun yang sudah aktif di dunia usaha dan industri.
“Ini bagian dari upaya konkret untuk mendukung penguatan SDM nasional. Dengan adanya pelatihan dan sertifikasi yang sesuai standar BNSP, kita ingin calon tenaga kerja kita benar-benar siap bersaing,” ujar Affandy yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Wira Bhakti Makassar.
Affandy menambahkan, pelaksanaan kerja sama ini turut merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi. Ia berharap program ini dapat turut menekan angka pengangguran terbuka di Indonesia.
“Kami optimistis bahwa kehadiran LSP dalam kolaborasi ini bisa mempercepat implementasi Perpres No. 68 Tahun 2022 serta Permenko SDM No. 5 dan No. 6. LSP juga bisa dilibatkan dalam Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) di berbagai wilayah,” tandas Affandy.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjawab kebutuhan dunia industri terhadap tenaga kerja yang kompeten dan tersertifikasi secara nasional.


Tinggalkan Balasan