SimpulRakyat.co.id, Maros – Program Indonesia Pintar (PIP) terus menjadi salah satu jalur aspirasi penting dalam mendukung pendidikan masyarakat Kabupaten Maros.
Berkat dukungan dan aspirasi dari Komisi X Anggota DPR RI Andi Muawiyah Ramly Fraksi PKB, atau yang akrab disapa Puang Amure, program ini semakin terjaga kelangsungannya dan mampu menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD SMP 1 Maros, Andi Ansar, dalam acara sosialisasi PIP yang berlangsung Rabu (11/12/2024) kemarin.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puang Amure atas dukungannya yang sangat berarti. Semoga orang tua siswa dapat memanfaatkan beasiswa ini untuk keperluan pendidikan anak-anak mereka,” ujarnya penuh harap.
Dalam kegiatan ini, tenaga ahli Puang Amure, yang akrab disapa Bang Jho, juga menegaskan komitmen Puang AMURE untuk terus memperjuangkan pendidikan di Indonesia.
“Pendidikan adalah landasan kemajuan bangsa. Puang Amure fokus memastikan program seperti PIP tidak hanya berlangsung, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan,” jelas Bang Jho.
Tahun 2024, sebanyak 6000 siswa di Maros akan menerima bantuan melalui program PIP. Rinciannya, 3000 siswa tingkat SD, 3000 siswa tingkat SMP, dan 2000 siswa tingkat SMA, termasuk sekitar 1000 siswa penerima beasiswa PIP aspirasi.
“Bantuan ini tidak hanya berdampak positif pada siswa, tetapi juga memberi motivasi bagi orang tua untuk tetap bersemangat menyekolahkan anak-anak mereka tanpa terbebani biaya pendidikan,” tambah Bang Jho.
Bang Jho juga menyoroti pentingnya peran komite sekolah untuk mendukung pelaksanaan program pendidikan agar lebih terstruktur. Menurutnya, sinergi antara orang tua siswa dan pihak sekolah adalah kunci keberhasilan program ini.
Salah satu orang tua siswa, Nur Adi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang ia terima.
“Terima kasih kepada Bapak Puang Amure atas bantuan ini. Ini sangat membantu kami dalam membiayai pendidikan anak. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan amanah dalam menjalankan tugasnya,” ungkap Nur Adi.
Melalui program PIP dan dukungan aspirasi Puang Amure, harapan besar untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan merata di Kabupaten Maros terus menjadi kenyataan
Inisiatif ini tak hanya meringankan beban keluarga prasejahtera, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan untuk semua kalangan masyarakat. (**)


Tinggalkan Balasan