SimpulRakyat.co.id, Maros – Suasana duka menyelimuti area kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin saat jenazah Serda Hamdani tiba di kampung halamannya, Minggu (22/2/2026).

Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat itu gugur dalam aksi penyerangan di wilayah Papua Tengah.

Jenazah diterbangkan dari Timika menggunakan maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 589 dan tiba sekitar pukul 15.50 Wita setelah menempuh perjalanan sekitar dua jam.

Tangis keluarga pecah saat peti jenazah diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga. Sejumlah kerabat dan personel TNI yang telah bersiaga turut memberikan penghormatan terakhir.

Sebanyak 50 personel TNI AD dari Kodim 1422/Maros menggelar upacara militer yang dipimpin Kapten Inf Muhammad Kasim sebagai komandan upacara.

Setelah rangkaian upacara selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga. Istri almarhum menerima penyerahan tersebut dengan penuh haru sebelum peti jenazah diberangkatkan menuju rumah duka di Dusun Pucak, Desa Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.

“Upacara ini sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada almarhum atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Lettu Inf Mustamin, Pasi Pers Kodim 1422/Maros.

Jenazah rencananya dimakamkan secara militer di kampung halamannya dengan dihadiri keluarga, kerabat, dan rekan sesama prajurit. (*)