SimpulRakyat.co.id, Maros – Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, mendesak pemerintah daerah untuk segera meningkatkan keamanan di kawasan wisata Air Terjun Tompobulu, khususnya di Pung Bunga, setelah insiden tragis yang kembali terjadi pada Sabtu (30/11/2024). Kejadian tersebut merenggut korban jiwa, menambah daftar panjang insiden serupa di lokasi tersebut.

Gemilang menyoroti beberapa titik rawan di kawasan air terjun yang dinilai memiliki risiko tinggi bagi wisatawan. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan yang berlaku.

“Beberapa titik air terjun memiliki risiko tinggi. Kesadaran masyarakat untuk menaati aturan sangat penting. Dengan begitu, keamanan di kawasan wisata ini dapat terjaga dengan lebih baik,” ujar Gemilang.

Ia mengungkapkan bahwa kawasan air terjun Pung Bunga sebenarnya telah ditutup untuk umum setelah beberapa insiden serupa sebelumnya. Namun, sejumlah masyarakat masih nekat mengabaikan larangan tersebut.

Untuk mencegah insiden serupa, Gemilang mengusulkan agar pemuda dan masyarakat setempat dilibatkan dalam pengawasan kawasan wisata. Menurutnya, kolaborasi ini akan meningkatkan efektivitas pengawasan dan keselamatan wisatawan.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Maros, Marjan Massere, mengusulkan agar Air Terjun Pung Bunga ditutup sementara hingga standar keamanan dan kenyamanan pengunjung terpenuhi.

“Tidak boleh ada lagi wisatawan yang datang untuk berenang di sana,” tegas Marjan.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga meminta Dinas Pariwisata Maros untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk pembenahan fasilitas, peningkatan keamanan, dan edukasi kepada masyarakat.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan kawasan wisata di Maros tetap aman dan nyaman bagi pengunjung,” pungkasnya. (**)