SimpulRakyat.co.id, Luwu– Dua Helikopter milik Angkatan Udara (AU) dan Polri tidak dapat bekerja maksimal untuk mendistribusikan bantuan ke korban Bencana Alam, di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Padahal, sejak bencana alam yang menerjang Jum’at dinihari lalu, bantuan via udara menjadi harapan satu-satunya masyarakat yang terisolir di sejumlah desa di Latimojong.
Lettu Pnb Yogie menerangkan jika cuaca yang kerap berubah ekstrem membuat pihaknya hanya dapat mengantar bantuan pada waktu-waktu tertentu.
“Cuacanya berubah-ubah, kadang dalam hitungan menit, langsung berubah. Ekstrim. Awannya hitam gelap, itu petir semua. Awannya rapat di gunung (Latimojong) jadi kami sulit mendarat,” kata Pilot dari AU.
Untuk itu, ia memilih memaksimalkan pengantaran logistik di waktu pagi. Mulai pukul 06.00 hingga pukul 11.00.
Untuk hari ini, laporan yang diterima melalui media centre Posko Induk Bencana Alam Sulawesi Selatan yang berada di Tribun Lapangan Andi Djemma, Kabupaten Luwu, TNI AU dan Polri telah kembali berhasil mengevakuasi warga Desa Latimojong dengan identitas sebagai berikut :
I. Trip pertama
RUFIANUS 40 thn Desa Bone posi kec. Latimojong, Korban longsor (terisolir) Petani
FATIMAH 31 thn Desa Bone posi kec. Latimojong, Korban longsor (terisolir) IRT (ibu rumah tangga)
MUH AFIQ 4 thn Desa Bone posi kec. Latimojong, Korban longsor (terisolir)
SALSABILA 9 thn Desa Bone posi Kec. Latimojong, Korban longsor (terisolir) Pelajar
SARMILA 23 thn Desa Bone posi kec. Latimojong Korban longsor (terisolir) Mahasiswa
MASITA 44 thn (P) Tolajuk kec. Latimojong, Korban longsor (terisolir) Pegawai Rumah Sakit Batara Guru.
Abd taufik 16 thn (L)Tolajuk Kec. Latimojong, Korban longsor (terisolir)
Hijraini 22 thn Tolajuk kec. Latimojong Mahasiswa Korban longsor (terisolir)
II. Trip kedua :
Saman (67 thn) Desa ulu salu
Pilda (8 thn) Desa ulu salu
Masita(28 thn)Desa ulu salu
R.sisilia (15 thn)Desa ulu salu
Mahnia (35 thn )Desa ulu salu
olang ramadhan (3 thn) Desa ulu salu
Hasniati (60 thn) Desa Rante lajang
Ilham (42 thn) Desa buntu sarrek
Jihad Akbar (5 thn) Desa buntu Sarrek
Nursia (70 thn) Desa ulu salu
Rahmatia (70 thn) Desa ulu salu
Kusmawati (45 thn) Desa ulu salu
Ratna (41 thn) Desa ulu salu
Arifin (45 thn) Desa ulu salu
Farel (15 thn) Desa ulu salu
Jumarto (22 thn) Desa ulu salu
Fatimah (24 thn) Desa ulu salu
Balqis (3 thn) Desa ulu salu
Becce (80 thn) Dusun batu Lembang desa buntu sarek
Ahmad (73 thn) Desa buntu sarrek
Adam (25 thn) Desa buntu sarrek
Bahraeni (12 thn) Desa ulu salu
Hawisa (55 thn) Desa ulu salu
Nafisa (54 thn) Dusun batu Lembang desa buntu sarek, Ibu rumah tangga
Ahmad M. (39 thn) Desa ulu salu
Kasi (80 thn) Desa ulu salu
Gonni (90 thn) Desa ulu salu
IV. Trip keempat :
AWALUDDIN 44 tahun, Laki – laki, Desa Tibussan kec. Latimojong
SALWA 11 tahun Anak Perempuan Desa tibussan kec. Latimojong
LAI BALLO 78 tahun Perempuan Lansia alamat Desa tibussan kec. Latimojong,
LARI 80 tahun (sakit), perempuan Lansia, Desa tibussan kec. Latimojong.
Untuk diketahui, Pasca-bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Luwu, sebanyak 11 orang telah dinyatakan meninggal dunia, 1 orang hilang dalam pencarian, 252 orang sakit dan mendapatkan rawat jalan, 7 orang rawat inap.
Sementara, 134 rumah warga Hanyut. Diantaranya 46 rumah di desa Marinding. di Desa Cimpu 1 rumah, Desa Poringan 30 rumah, Desa Kaili 22 rumah, Desa Mardinding 46 rumah, Desa Saronda 14 rumah, Desa Bone Lemo 17 rumah, dan Desa Balla 4


Tinggalkan Balasan