SimpulRakyat.co.id, Kolaka Utara – Pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Tetebawo, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara, diduga syarat politik uang atau yang dikenal dengan istilah “serangan fajar”.

Isu itu berkembang di Desa Tetebawo, diduga malam ini beberapa calon dan tim sukses (Timses) sudah siap-siap untuk ‘menghambur’ uang dengan cara mendatangi rumah-rumah warga yang dianggap rawan.

Danramil Batu Putih, Kapten Sudirman saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu, 29 April, 2023, pukul 16.20 WIB, mengatakan, pihaknya akan melakukan patroli dengan team pengamanan Pilkades untuk mengontrol jalannya pesta demokrasi yang jujur dan adil.

“Jika memang terbukti ada warga ataupun oknum instansi pemerintah yang ikut dan turut serta terlibat melakukan hal tersebut (politik uang-red), maka kami akan amankan dan selanjutnya diserahkan kepada pihak yang berwajib, guna diproses secara hukum sesuai dengan undang-undang  yang berlaku,” tegas Kapten Sudirman.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas (Kadis) PMD Kolaka Utara, Patehuddin mengatakan, pihak pengaman sudah melakukan patroli untuk menjaga jalannya pesta demokrasi pemilihan calon kepala desa yang ada di Desa Tetebawo.

“Ini guna mengantisipasi adanya politik uang (serangan fajar-red),” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Batu Putih Iptu Andi Muhammad Taufan menambahkan, pihaknya sudah melakukan patroli untuk mengantisipasi adanya money politic.

“Jika didapati ada warga serta calon kepala desa dan oknum instansi pemerintah yang ikut terlibat, ataupun turut serta membagikan (uang) maka akan kami proses secara hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Andi Muhammad Taufan.

“Kami pantau terus jalannya pemilihan (Pilkades) yang ada di Kecamatan Batu Putih, khususnya di Desa Tetebawo tanpa membedakan-bedakan, serta tetap transparansi dan netral,” tutupnya. | Andi Askar