SimpulRakyat.co.id, Makassar – Beredar video seorang pria diduga ketua RW3 (sekarang) lakukan penganiayaan dan pengancaman terhadap seorang wanita pemilik Warung Internet (Warnet) di jalan Kandea RW3 RT 2, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala.
Video berdurasi 1 menit 22 detik menunjukkan keributan antara beberapa orang di sebuah warnet. Seorang laki-laki berbaju merah tiba-tiba marah-marah di pintu masuk Warnet, tak lama berselang melayangkan tamparan ke kepala wanita pemilik warnet. Peristiwa ini diduga terjadi pada pertengahan Agustus 2020 lalu.

Kejadian ini bermula saat tiga orang laki-laki mendatangi sebuah warnet di jalan Kandea, salah seorang lelaki mengenakan baju merah marah-marah kepada pemilik Warnet. Dia mengaku paman dari seorang remaja yang sudah dipukuli oleh suami pemilik warnet itu.
“Dia datang teriak-teriak di depan warnet mencari suami saya, tapi karena orang yang dicari tidak ada, jadi saya yang dimaki-maki,” terang pemilik warnet kepada wartawan, Senin (3/4/2023).
Pada durasi 48 detik di video itu tampak pria berbaju merah dalam keadaan emosi sambil memaki dengan kata-kata kotor berkata “Kusambballe ko” (saya gerek lehermu) sambil berusaha mencengkram kepala si wanita, namun si wanita cepat menghindar.
“Teriak-teriak, pake bahasa kotor bahkan saya diancam-ancam mau disamballe’ pak,” ucapnya.
Lebih lanjut, sebelumnya S tidak mau angkat bicara terkait persoalan ini lantaran takut dengan keselamatan dirinya terancam, Namun atas dasar kebenaran dirinya siap mengungkap kejadian itu,
“Waktu itu saya tidak lapor polisi karena saya pikir mungkin khilaf ji.” ujarnya.
Diketahui, sebulan usai peristiwa itu warnet milik S dirusak oleh OTK yang langsung dilaporkan ke Polsek Bontoala. kerugian ditaksir kurang lebih Rp170 juta, di antaranya 11 unit komputer rusak dengan fasilitas lainnya di rumah berlantai dua lokasi warnet tersebut. (Bima*)


Tinggalkan Balasan