SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Pemuda Islamic Centre (PIC) Kabupaten Sidrap gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad dan kegiatan rutin dari masjid untuk santri penghafal Al Qur’an, serta guru mengaji tradisional menyalurkan kembali donasi para donatur dengan melayani, memuliakan dan membahagiakan para santri penghafal Al Qur’an dan guru mengaji di Masjid Raya Islamic Centre, Kabupaten Sidrap, Jumat (17/02/2023).

Pada kesempatan ini, Ust Muh Yusuf yang merupakan Imam Masjid Al Hikmah New York Amerika Serikat menyebut banyak berkah yang akan didapatkan para pecinta Al Qur’an.

“Saya termasuk di dalamnya bisa menginjakkan kaki di Negeri Paman Sam. Negeri yang sama sekali tidak pernah terbayang akan berada di sana,” katanya.

Pemuda Islamic Centre (PIC) Kabupaten Sidrap gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad. (Foto: Ist).

“Lulus sampai disana tidak serta merta menjadi jaminan untuk terpilih jadi Imam di Masjid Al Hikmah New York. Jadi buat adik-adik para penghafal jangan putus asah bahwa jadi penghafal itu tidak jelas. Akan tetapi di mata Allah akan menjadi mulia,” tambahnya.

Lanjut dikatakan, kebangkitan Islam di Amerika saat ini sangat pesat. Menurut Imam Syamsi Ali, ini berkah dari peristiwa WTC dan Pentagon.

“Banyak masyarakat yang awalnya menganggap Islam teroris, tetapi semakin mereka kaji, mereka malah mendapatkan bahwa Islam itu agama cinta damai dan banyak yang jadi muallaf,” tuturnya.

Pemuda Islamic Centre (PIC) Kabupaten Sidrap gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad. (Foto: Ist).

Sementara penanggung jawab kegiatan, Munaing yang juga sebagai dosen Psikologi di Makassar ini menjelaskan untuk kebutuhan paket bantuan dari pihaknya akan menjadikan para santri lebih fokus belajar. Selain santri, guru mengaji tradisional juga menjadi penerima manfaat bantuan.

“Harapan kami, para santri bisa fokus dengan bacaannya, tidak lagi berpikir bagaimana dengan sabungnya, sampo, dan lain sebagainya. Adapun paket yang kami berikan sabun cuci, sabun mandi, odol, sikat gigi, deodoran, sampo, handbody, madu, susu, minyak kayu putih dan banyak lagi,” jelasnya.

“Bukan hanya santri tujuan kami, tetapi juga para guru mengaji tradisional yang saat ini mulai langka. Mereka berhak dimuliakan karena kehadiran mereka mengajar mengaji kita bisa baca tulis Al Qur’an. Guru yang kami beri hadiah ada 4 orang yang rata-rata sudah mengajar 30an tahun,” lanjutnya.

Pemuda Islamic Centre (PIC) Kabupaten Sidrap gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad. (Foto: Ist).

Hikmah Isra Mi’raj yang disampaikan Ust Wahyudi Muhammad menekankan pentingnya memuliakan Nabi Muhammad SAW.

“Salah satu cara untuk memuliakan nabi lewat mencintai para santri penghafal Al Qur’an. Kegiatan yang seperti inilah kegiatan yang sangat dicintai oleh Nabi Muhammad SAW, apalagi ini dilakukan anak muda yang luar biasa,” terangnya.

Di akhir ceramah ust. Wahyudi yang juga wakil koordinator KPK (Komunitas Pendakwah Keren) Makassar menutup dengan dzikir dan doa bersama dgn khusyu serta berlangsung Khidmat.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Sidrap Ir H Mahmud Yusuf, Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah, PASKAS Sidrap, Komunitas Muda Manfaat, Kurir Langit Sidrap serta gerakan peduli sesama.

Adapun santri yang diundang adalah santri dari Pondok Tahfiz Qur’an Fathul Islam Massepe sebanyak 20 santri dan Rumah Qur’an Makkalifu Bacu-bacue sebanyak 10 santri. Setiap santri mendapatkan paket kebutuhan sehari-hari.

Sekadar diketahui, di akhir acara ini Ketua Pemuda Islamic Centre Muhammad Syaiful juga memberikan kenang-kenangan kepada para ustadz, pimpinan pondok, imam masjid Raya Islamic Centre dan bapak wakil Bupati Sidrap.