SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana NU (ISNU) dengan Pimpinan Cabang Persatuan Guru NU (PERGUNU) serta DPD Asosiasi Guru Pendiidkan Agama Islam Indonesia (AGPAII) menggelar Seminar Nasional Moderasi Beragama dengan Tema “Moderasi Beragama Perekat Kebhinnekaan dalam Bingkai NKRI” di Aula Kemenag, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sidrap, Rabu (25/01/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati satu Abad Nahdatul Ulama (NU) dengan menghadirkan salah seorang Khatib PBNU, yaitu KH Muhammad Faiz Syukron Makmun LC MA sebagai Narasumber.

Saat penyampaian materi, KH Muhammad Faiz Syukron Makmun LC MA didampingi oleh Ismail Ma’sa SS S.Pd M.Si Ph.D (Ketua ISNU) sebagai moderator.

KH Muhammad Faiz menegaskan tentang makna Moderasi Beragama dalam Ajaran Islam.

“Betapa pentingnya memaknai Moderasi Beragama sebagai sebuah metode dalam mengamalkan Ajaran Islam yang berorientasi pada Islam Rahmatan Lil Alamin,” tegasnya.

Sementara itu, Abd.Rahman SPd.I MA sebagai Sekretaris (AGPAII dan PERGUNU) menyatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menepis isu radikalisme dan intoleransi yang terjadi di negeri ini.

“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini selain peringati satu Abad NU juga untuk menepis isu radikalisme dan intoleransi yang merupakan salah satu isu yang terjadi di negeri ini. Isu tersebut hadir dan menjadi ancaman besar keutuhan NKRI,” tegasnya.

Lanjut dijelaskan, ratusan peserta hadir dalam kegiatan tersebut baik dari kalangan pendidik dan para penyuluh Agama dalam ruang lingkup Kemenag Sidrap, juga diikuti berbagai kalangan.

“Kegiatan Seminar Nasional Moderasi Beragama dihadiri lebih dari 300 peserta yang dari perwakilan Guru PAI Tingkat SD, SMP dan SMA, Guru Madrasah (RA, MI, MTs, MA), dan dari kalangan Penyuluh Agama Kemenag Sidrap,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa pejabat, di antaranya Kepala Kantor Kemenag Sidrap, Kepala KCD Pendiidkan Wil IV Provinsi Sulsel, Kepala Kesbangpol Sidrap, Kapores Sidrap dan Dandim 1420/Sidrap dan pejabat lain dari Kemenag, PCNU, PC ISNU, PC PEGUNU, dan DPD AGPAII.

Diketahui, NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki komitmen menjaga keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Komitmen tersebut ditunjukkan sejak awal terbentuknya, pada masa Perjuangan Kemerdekaan dan sampai saat ini, NU tetap tampil dengan komitmennya dengan slogan “NKRI Harga Mati, Pancasila Jaya”.