SimpulRakyat.co.id, Sidrap – Tahun baru hijriah identik dengan pergerakan, peralihan dan kemajuan. Hijrah berarti perpindahan dari keburukan menuju kebaikan, hijrah bukan hanya perpindahan fisik tetapi jauh lebih penting adalah perpindahan komitmen untuk menjadi insan yang lebih baik.

Demikian dikatakan Pengasuh Pondok Pesantren (Pontren) Nurul Ilmi Barukku, Ustadz Baso Irwansyah ke media ini di Sidrap, Sabtu (30/7/2022).

“Sebagai pemuda, hijrah diterjemahkan menjadi sebuah gerakan perubahan yang sarat akan kemajuan dan kebaikan, maka pemuda harus menjadi pelopor kemajuan di lingkup terkecil, yaitu dirinya dan skala besar negara bahkan dunia,” kata Ustadz Baso Irwansyah.

Lanjut dikatakan, semangat hijrah harus terus digaungkan sampai kapanpun, sebab tdk ada kata berhenti untuk menjadi dan berbuat baik, sebab kebaikan yang dilakukan hakikatnya akan kembali kepada yang berbuat baik .

“Berbuat baik untuk orang, maka kita sedang berbuat baik untuk diri sendiri, begitupun sebaliknya berbuat buruk kepada orang lain, maka sejatinya kita sedang menanam benih keburukan dalam kehidupan ini,” pungkas Ustadz Baso Irwansyah.